Sosial

Peduli Gaza Terus Mengalir

Aksi peduli gaza

Kuningan (KaTer) - Aksi kepedulian masyarakat Indonesia terhadap warga Gaza, Palestina akibat aksi serangan yang terus dilancarkan Israel sejak beberapa waktu lalu terus mengalir. Sejumlah ormas dan aktivis mahasiswa-pun tak mau ketinggalan dalam aksi solidaritas tersebut di Kuningan. Hal itu dinilai sebagai aksi peduli muslim dan mengutuk serangan zionis israel ke Gaza.

“Ini merupakan kewajiban kita sebagai sesama muslim. Bahwa yang terjadi di Palestina adalah masalah kita semua. Karena, tanah Palestina merupakan wakaf dari jaman kekhalifahan Umar bin Khatab kepada Rakyat Palestina,” kata Sekretaris DPD II HTI Kuningan Ahmad Tauhid kepada KaTer, Selasa (15/7/2014).

Hasil dari penggalangan dana, pihaknya akan berencana langsung mengirim ke DPD HTI Pusat. Dana itu akan langsung dikirim ke nomor rekening penyaluran bantuan palestina yang telah ditentukan.

“Aksi peduli ini tidak hanya di Kuningan saja, namun sejak hari Jumat di beberapa kota besar juga sama melakukan aksi peduli Gaza. Kami mengecam tindakan yang dilakukan oleh Israel,” tegasnya.

Pihaknya sangat mengecam tindakan Zionis Israel. Karena, dari sisi kemanusiaan atau aturan apapun, sudah jelas bahwa tindakan tersebut sebagai pembantaian. Itu bukan perang tapi pembantaian. Jika ini tidak dihentikan, akan terjadi pembantaian yang lebih besar lagi.

“Kami mendesak kepada pemerintah untuk mengirimkan pasukan dan bantuan kepada Palestian” pintanya. Terpisah, sejumlah aktivis mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (GMNI) Kuningan saat menggelar aksi serupa.

Ketua GMNI Kuningan Melli Puspita dalam orasinya menegaskan, sebuah bangsa harus menjadi roh yang peduli terhadap sesama dan saudara-saudara yang tertindas khususnya di negeri Palestina. “Kita harus peduli terhadap penderitaan warga Gaza. Kita harus menjadi manusia yang peduli dan membantu saudara-saudara kita disana,” tandasnya.

Melli juga mengingatkan Israel, rakyat Indonesia berdiri di belakang rakyat Palestina, menolak agresi Israel yang juga mengakibatkan hancurnya ratusan bahkan ribuan pemukiman warga, tempat ibadah, dan fasilitas umum lainnya.

“Kita tidak boleh gentar, kita harus bantu Palestina. Kami sebagai mahasiswa juga mendesak Israel untuk menghentikan serangannya ke Jalur Gaza,” jelasnya.

Selain mengadakan penggalangan dana yang nantinya akan disalurkan ke Gaza, pihaknya dalam beberapa hari kedepan akan mengupayakan penggalangan dana di jalan-jalan untuk nantinya disalurkan kepada Muslim Gaza yang menjadi korban israel.(AND)


Fishing