Sosial

Ramadhan, Angka Perceraian Menurun

Kantor PA Kuningan

Kuningan (KaTer) - Bulan suci bulan Ramadhan ternyata menjadi bulan yang berpengaruh untuk berhenti melanjutkan emosi pasangan suami istri di Kuningan. Ini terbukti dari angka perceraian di Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Kuningan ternyata menurun drastis.

Menurut kesaksian para penjaja jasa, baik itu Tukang Becak atau Penjual asongan mengatakan, di bulan seperti ini rata-rata sepi. “Kebanyakan mereka malas mengurus perceraian, karena sedang menjalani puasa. Disamping itu kan butuh waktu cukup lama, mas,” ucap salah seorang petugas parkir di kawasan kantor PA itu, Senin (30/6/2014).

Hal tersebut dibenarkan Humas PA Kuningan HM Zaeni SH, di awal bulan Ramadhan, hanya ada tiga orang yang mengajukan cerai. Kalau pada hari-hari biasa bisa mencapai lebih dari 20 orang yang mengajukan cerai kepada pasangannya.

“Jadi, dengan menurunnya pemohon yang bercerai, berarti selama puasa ini banyak pasangan yang diberikan hidayah. Bukan itu saja, kekuatan ekonomi pasutri semakin kuat sehingga mereka hidup tentram,” katanya.

Dikatakan, indikasi tingkat perceraian yang tinggi kadang disebabkan oleh faktor ekonomi keluarga yang lemah. Sehingga, memicu timbulnya keinginan untuk bercerai. Selain itu, faktor ketidakharmonisan, cemburu hingga perselingkuhan.

“PA bukan institusi yang mencari perkara, namun menerima perkara. Sehingga cukup senang ketika angka perceraian menurun. Bahkan, kalau bisa jangan sampai ada perceraian. Karena perpisahan itu bukan hanya memutuskan silaturahmi antara istri dan suami namun seluruh keluarga besar,” ungkapnya.

Pihaknya selalu memproses ketika ada permohonan yang diajukan. Namun juga selalu berusaha untuk memediasi agar perceraian tidak dilanjutkan. Ada kebanggaan tesendiri bagi para hakim ketika berhasil menyatukan pasangan yang akan bercerai. Begtitu juga sebaliknya.

“Kalau perkara banyak dalam sehari bisa 20 perkara disidang. Di Kuningan sendiri jumlah perkara yang masuk dalam sebulan mendekati angka 300,” sebutnya.(AND)


Fishing