• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Kam04062020

Last updateRab, 03 Jun 2020 2pm

BJB

Sosial

Antisipasi Lockdown, AKS Bagikan Sembako Untuk Keluarga Miskin

Koordinator AKS, Nana Mulyana saat membagikan sembako kepada kelluarga miskin.

Kuningan Terkini - Dukung pemerintah mencegah penyebaran virus Corona Covid-19, sejumlah Komunitas Sosial di Kabupaten Kuningan bersinergi dengan membentuk Aliansi Komunitas Sosial Kuningan. Aliansi tersebut terdiri dari Ma'had Taufiq Mubarok, Jaring Pengaman Ummat (JPU), Sobat 97, Baksos 00, J&J Peduli, Red Peci Squad dan PEKAT IB RESCUE KUNINGAN.

Menurut Koordinator Aliansi Komunitas Sosial (AKS), Nana Mulyana Latif, pembentukan aliansi ini bertujuan untuk membantu pencegahan, penanganan serta mencari solusi akibat dampak virus Corona. Ada beberapa program yang bakal dilaksanakan, salah satunya penyediaan stok pangan bagi keluarga miskin yang dikarantina akibat positif virus Corona, serta memberikan Alat Pelindung Diri kepada petugas medis.

“Sebagai langkah awal, AKS membagikan Sembako kepada ratusan warga miskin yang tersebar di 20 desa. Pemberian sembako, berupa beras, mie instan, minyak dan lainnya ini, bertujuan untuk menjaga ketersediaan pangan bagi warga miskin apabila terjadi lockdown,” katanya, Selasa (24/03/2020).

Pemutusan penyebaran virus corona dengan cara diam dirumah kata Nana, sangat beresiko bagi kalangan kurang mampu. Banyak dari mereka yang tidak bekerja sama sekali atau bekerja untuk makan esoknya. Sangat sulit bagi kalangan kurang mampu untuk menyediakan stok pangan semasa karantina," paparnya.

Saat ini sambungnya, AKS sedang berupaya mengumpulkan stok pangan bagi keluarga yang dikarantina sekaligus mengumpulkan Alat Pelindung Diri (APD) yang akan dibagikan untuk warga kurang mampu maupun tenaga medis.

"Apabila terjadi karantina karena dinyatakan positif, maka tulang punggung keluarga tidak bisa mencari nafkah. Kalau untuk kalangan menengah keatas tentu tidak masalah, namun bagi kalangan menengah kebawah ini masalah," terangnya.

Nana berharap, bagi yang memiliki kelebihan harta, dapat menjadi donatur untuk bergotongroyong, saling bahu membahu mencari jalan keluar dari masa sulit ini. “Dibutuhkan kerjasama yang solid dengan seluruh pihak, karena ini merupakan bencana besar yang tidak mudah untuk ditangani,” pungkasnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh