• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Sel15102019

Last updateSel, 15 Okt 2019 5pm

Profil

Ngahiang Dawuh, Siap Jaga Kelestarian Alam

Eyang Rangga Pateuh

Kuningan Terkini - Ngahiang Dawuh, sebuah komunitas pecinta alam dan pegiat sosial di Kuningan yang didirikan sejak Juli 2018 silam, semakin eksis. Tercatat, 40 orang anggota telah bergabung dalam komunitas pecinta alam yang didirikan Eyang Rangga Pateuh di jalan Wijaya, Purwawinangun, Kuningan.

Menurut Eyang Rangga Pateuh yang benama asli Apip Mustopa, S.Pd, anggota terbanyak didominasi oleh rekan se-profesinya sebagai tenaga pengajar. Berbagai kegiatan pecinta alam dan kegiatan sosial telah dilakukan Ngahiang Dawuh. Diantaranya, membantu bencana longso, penanaman pohon di lahan kritis bersama TNGC dan perhutani.

“Kami juga telah menebar seribu benih ikan di situ wulukut, dan turut serta membersihkan sampah di sungai Cisanggarung. Karena anggota banyak dari kalangan guru, maka untuk kegiatan kita lakukan dihari libur. Jika tak ada agenda, kami manfaatkan dengan 'Ngabolang' di Kuningan," jelas Eyang, Selasa (27/09/2019).

Ngabolang yang dimaksud kata Eyang, adalah jalan kaki ke berbagai pelosok Kuningan, sehingga terjalin kebersamaan, silaturahmi dan lebih mengenal Kuningan dari dekat bagi semua anggotanya. “Tujuan dari Ngahiang Dawuh ini adalah kemanusiaan, tanggap bencana dan melestarikan lingkungan hidup," ucapnya.

Ngahiang Dawuh jelas Eyang, memiliki makna dalam etimologi bahasa sunda karuhun. Ngahiang bisa diartikan menghilang, atau melupakan. Sementara Dawuh adalah perintah tugas atau cerita yang hilang. Jadi, Ngahiang Dawuh adalah tugas atau pekerjaan menegakan kebaikan menjadi cerita yang hilang, dilupakan, karena hakikat berbuat baik adalah 'Ikhlas' hanya niat karena Allah saja.

“Ngahiang Dawuh ini, merupakan komunitas yang independen dan murni karena panggilan sosial di wilayah Kabupaten Kuningan khususnya,” ucapnya.

Diakhir perbincangan, Eyang yang pekerjaan sehari-harinya sebagai kepala sekolah SDN 3 Kuningan, mengungkapkan harapannya agar Ngahiang Dawuh dapat berkontribusi menjaga kelestarian alam dan kegiatan sosial di Kuningan. “Mewakili Ngahiang Dawuh, saya mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-74 dan Harjad Kuningan ke-521. Merdeka,” pungkasnya. (Bubud Sihabudin)

Add comment


Security code
Refresh