Kuningan Terkini - Yanto (47), warga Cirendang, Kuningan Jabar, bekerja tidak mengenal waktu dan cuaca. Demi masa depan anak dan keluarganya Yanto rela berjuang berjibaku menjadi seorang tukang tambal ban. Berkat kerja kerasnya, kini pria yang sudah menggeluti usaha tambal ban selama 13 tahun telah memiliki tiga bengkel dan satu rumah di Jalan Cirendang, Kuningan, Jawa Barat.
Ditemui di bengkelnya, Yanto yang sedang mengganti ban menuturkan, dirinya sudah menggeluti usaha tambal ban dari 13 tahun yang lalu. Ia mengaku belajar tambal ban secara otodidak sering melihat tukang tambal ban. Yanto juga menambahkan tiga bengkel tersebut dikelola sendiri tidak melibatkan karyawan, hanya dibantu istrinya.
“Istri saya tidak malu membantu saya untuk mengganti ban. Istri inisiatif sendiri ingin membantu di bengkel, lalu diajarkan oleh saya cara mengganti dan menambal ban. Istri saya tidak betah berdiam diri mengurus rumah tangga,” paparnya.
Lebih jauh Yanto menjelaskan, tiga bengkel miliknya Yanto berdekatan tidak jauh dari rumahnya sendiri. Sehingga bisa mengontrol semua kegiatan bengkelnya. Bengkalnya buka hingga larut malam terkadang waktu istirahatpun kurang.
“Kita yang sekolahnya terbatas bisa berbuat apa. Untuk melamar pekerjaan pun susah, tapi keterbatasan itu bukan alasan untuk berhenti berkarya walau jadi tukang tambal ban tapi hidup terus berlanjut. Mau tidak mau suka tidak suka, tetap harus di syukuri,” pungaksnya.(gilang)