Rab28102020

Last updateSen, 26 Okt 2020 8pm

BJB

Profil

Iyom: Jualan Bendera Merah Putih Untuk Beli Beras

Iyom, penjual bendera di seputas mesjid Syiarul Islam.

Kuningan Terkini - Iyom (42) salah seorang pedagang Bendera merah putih asal Cikijing Majalengka ini, mengadu nasib ditengah situasi pandemi Covid-19 yang tak kunjung sirna dari muka bumi ini. Sebagai tempat mangkal, Iyom memilih lokasi strategis diatas trotoar jalan depan masjid Agung Syiarul Islam Jl Veteran Kuningan.

“Alhamdulillah, tiap harinya ada saja yang membeli, tapi terkadang tak satu helai pun bendera terjual,” keluh istri Rohendi (45) asal Garut yang kesehariannya sebagai 'kuli bangunan'.

Menurut Iyom, harga bendera berbagai ukuran dan umbul-umbul relatif murah mulai Rp 15.000 - Rp 20.000 - Rp 30.000. Sedangkan harga hiasan kain merah putih untuk gapura kantor mulai Rp 80.000 sampai Rp 200.000, terang ibu dari anak tunggal semata wayang ini.

“Berjualan bendera merah putih ini sudah jadi kerjaan rutin setiap menjelang Hari Kemerdejaan RI. Semoga saja peringatan HUT RI kali ini membawa berkah untuk masyarakat Indonesia yang sudah 75 tahun lepas dari tangan penjajah. Sayangnya nasib rakyatnya masih belum sejahtera,” ungkapnya dengan nada lirih dalam bahasa sunda.

Dari hasil jualan bendera ini sekedar untuk menyambung hidup ditengah pandemi Covid-19. ''Yang penting bisa beli beras untuk makan dan bayar uang kontrakan", ujarnya memelas. (H WAWAN JR)

Add comment


Security code
Refresh