• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Rab03062020

Last updateRab, 03 Jun 2020 2pm

BJB

Profil

Kala Marwah GP ANSOR Sangat Direndahkan

Asep Nugraha

Kuningan Terkini - Pelaksanaan Konferensi Cabang GP Ansor ke XIV di kabupaten Kuningan pada tanggal 29 Februari 2020, dan dihadiri 25 PAC Ansor, ternyata sampai saat ini hasilnya belum bisa diterima oleh banyak kalangan dari mulai santri yang tergabung dalam keanggotaan PAC Ansor sampai para kyai-kyai sepuh di kabupaten Kuningan, termasuk kyai-kyai yang masuk di jajaran kepengurusan MWC NU kabupaten Kuningan.

Memang terlampau banyak kejadian yang disesalkan berbagai kalangan tersebut, apalagi setelah membaca tulisan berjudul “Konferensi Cabang GP Ansor Kabupaten Kuningan Syarat Kepentingan Politis”, “Menyoal Seminar Sebelum Pelaksanaan Konfercab GP Ansor”, dan “Selamat Atas Terbunuhnya Demokrasi di Tubuh Ansor Jawa Barat”. Isi tulisan dari judul-judul tersebut menggambarkan betapa memalukan pelaksanaan Konferensi Cabang GP Ansor Kabupaten Kuningan, dan pihak yang diyakini sebagai pelaku-pelaku antagonis di kegiatan tersebut tidak berani merilis tulisan-tulisan yang tengah viral tersebut untuk sekedar menjelaskan bahwa mereka khilaf atau salah.

Padahal masyarakat menunggu rilis tanggapan mereka. Betapa disayangkan jika organisasi GP Ansor ke depan di kabupaten Kuningan tidak berpotensi menjadi Ansor yang lebih baik secara organisasi, lebih tertib dalam administrasi, dan lebih maju dalam program kerja.

Tidak berlebihan jika penulis mengatakan bahwa potensi unggul untuk Ansor lebih maju dimilki oleh 18 PAC yang menginginkan Perubahan tersebut, sebab terlihat loyalitas dan militansinya ketika berlangsung sidang pleno I, II, III, dan IV, dari 18 PAC itu lah yang vocal, dan berargumen rasional, bahkan menggambarkan nilai-nilai kesantrian, pemahaman kitab kuning, aktifis organisasi, akademisi sarjana, magister, dan doktoral, bahkan beberapa PAC sudah produktif menulis.

Potensi-potensi baik tersebut yang selaras dengan zaman ini harus dijaga demi marwah Ansor dan NU ke depan di kabupaten Kuningan. Bukan tanpa soal dan alasan, kedepan dengan perkembangan semakin massifnya dan kencangnya gerakan wahabi mendemonstrasikan pemahamannya, bahkan secara terbuka menyerang kiai-kiai NU.

Mmaka sangat perlu kepemimpinan Ansor yang memahami betul kajian kitab klasik dan kitab modern untuk membantah sekaligus memberangus pemahaman serta gerakan mereka, apa jadinya garda terdepan penjaga Kiai tidak memahami kitab-kitab klasik ? Generasi muda NU yang sudah masuk sebagai kader GP Ansor memang harus mempersiapkan diri menjadi pengurus NU masa depan yang berilmu, selain dari beriman, bahwa Allah akan mengangkat derajat orang beriman dan berilmu beberapa derajat.

Jika pengurus GP Ansor merupakan pemuda-pemuda yang selalu berusaha menjaga iman, dan memiliki potensi keilmuan, kiranya di masa depan bukan lah mimpi jika Ansor bisa lebih mengharumkan nama baik kabupaten Kuningan Khususnya. Pasca Konferensi Cabang GP Ansor ke XIV, 18 PAC yang menginginkan organisasi GP Ansor di kabupaten Kuningan ke depan lebih baik, tetap mempertanyakan alasan dari kejadian-kejadian yang memalukan tersebut.

Marwah GP Ansor sebagai badan otonom NU tetap harus dijaga, dan rupanya 18 PAC merasa perlu menyatakan, bahwa dengan kejadian-kejadian yang memalukan itu. Pelaku-pelaku antagonis dianggap telah menginjak-nginjak marwah GP Ansor, dan tentu harus ada pertanggungjawaban sesuai dengan perbuatan yang telah mereka perbuat, bahkan tidak berlebihan juga jika motif perbuatan di balik kejadian tersebut diusut tuntas sampai keakar, jika tidak tentu marwah GP Ansor sangat direndahkan.

Terakhir sebagai Penegasan dari Penulis adalah “Mungkin Kita Semua Harus Sadar Berjama’ah, jangan sampai kepentingan politik berdiri dengan congkak diatas Marwah GP Ansor” terlalu kerdil apabila Organisasi sebesar GP Ansor ditunggangi oleh Kepentingan Politik.

Penulis : Asep Nugraha (PAC Ansor Kecamatan Nusaherang)

Add comment


Security code
Refresh