Politik

Warga Kutaraja Bakal Ngadu ke Panwaslu

foto ilustrasi

Kuningan (KaTer) - Hari ini, Rabu (30/4/2014), sejumlah warga Desa Kutaraja Maleber Kuningan, nampaknya bakal melakukan protes kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kuningan. Pasalnya, caleg dari dapil III diduga telah melakukan money politik pada pileg 2014.

“Iya hari rabu sekira pukul 10.00 WIB pagi, sedikitnya 30 warga dari sejumlah desa di Maleber dan yang ada di Kuningan bakal melakukan aksi protes ke kantor Panwaslu Kuningan,” kata salah seorang Korlap aksi protes, Heriyana kepada KaTer saat menghubungi melalui telepon seluler, Rabu (30/4/2014).

Menurutnya, aksi itu bakal dilakukan sejumlah warga karena kecewa terhadap kinerja Panwascam (Maleber, red) yang terkesan mengada-ada dan mengulur-ulur waktu atas laporan yang diajukan. Selain itu, Ia juga menginformasikan bahwa adanya penarikan kembali uang lebihan untuk pengamanan suara salah seorang caleg DPRD Kuningan dari Dapil III.

“Kronologis itu bermula, saat adanya permasalahan yang muncul dari warga Kutaraja yang dititipi ratusan amplop berisi uang Rp 20 Ribu dengan total Rp 1,6 Juta. Tetapi, karena ada lebihan amplop, tim sukses caleg tersebut meminta kembali sisa amplop berisi uang yang belum sempat dibagikan ke warga,” katanya.

Jadi sambung Heriyana, amplop lebihan yang tidak sempat dibagikan ditarik lagi oleh kader caleg dan bukan oleh calegnya langsung. Terkait tentang aksi yang bakal dilakukan oleh sejumlah warga Kutaraja dibenarkan oleh Kades Kutaraja, Suhendar saat dihubungi melalui telepon seluler. Sejumlah masyarakat mendatangi kantor Kades untuk meminta ijin akan melakukan aksi protes ke Panwas Kuningan.

“Memang, pada saat saya membaca surat pernyataan, dari kedua saksi yang dititipi amplop oleh kader caleg itu, membenarkan bahwa ada suruhan untuk membagikan amplop kepada warga Kutaraja,” jelasnya.

Lebih dalam Kades Kutaraja yang juga sebagai Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Maleber, Suhendar menceritakan tentang kronologis dari surat pernyataan yang dibacanya. Jadi, waktu itu saudara berinisial MA memberikan amplop berisi uang kepada FA dan DA untuk dibagikan kepada warga

. “Ini berdasarkan draft pernyataan dua saksi yang membagikan uang atas perintah MA. Uang yang lebihan itu ternyata diminta kembali oleh MA. Sedangkan untuk Caleg itu sendiri berinisial UK dari Caleg Dapil III,” pungkasnya.(AND)


Fishing