Politik

Sembako Murah, Kampanye Anti Money Politik

Caleg Gerindra, Muhajidin Nurhasyim saat kampanye dengan membagikan sembako murh.

Kuningan (KaTer) - Untuk kesekian kalinya, Calon anggota (Caleg) dari Gerakan Indonesia Raya partai Gerindra, Muhajidin Nurhasyim no urut 1 Dapil X, kembali menggelar bhakti sosial pasar sembako murah bersama sejumlah Caleg lain. Kali ini pasar sembako murah digelar di 4 titik yakni Cigugur, Maleber, Ciwaru dan berakhir di Cibingbin hingga larut malam. Kegiatan itu sebagai wujud untuk menghindari cara-cara kampanye money politik yang melanggar peraturan kampanye.

"Kegiatan aksi nyata ini merupakan bentuk konkret dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat bagi warga kurang mampu untuk mendapatkan sembako murah," ujar Caleg DPR RI Muhajidin Nurhasyim saat ditemui di lokasi pasar sembako murah, Selasa (25/3/2014).

Di 4 titik itu, Muhajidin menyiapkan sebanyak limaribu paket sembako bagi warga dengan pembagian per dapil sebanyak seribu paket sembako murah. Tujuan partai Gerindra mengadakan aksi nyata berupa bhakti sosial, untuk menjalin komunikasi dengan warga masyarakat. Komunikasi dialogis antara kader-kader partai bersama masyarakat dan para konsituennya secara langsung.

“Sembako itu harus dibayar, karena salah satu cara dalam memberikan pendidikan politik bagi warga. Selain itu, Gerindra tidak mengajarkan warga untuk memilih kader partai karena didasarkan oleh bentuk atau praktik-praktik politik uang. Gerindra mengajarkan warga supaya bisa berpolitik dengan baik,” katanya.

Kegiatan ini lanjut Hasim, akan terus dilakukan di setiap kegiatan kampanye di seluruh Dapil Jabar X meliputi Kuningan, Banjar, dan Ciamis. Target partai Gerindra di DPR RI dari Dapil X yakni dua kursi.

“Saya tidak menargetkan besaran perolehan suara, yang terpenting bisa meraih target dua kursi itu. Saya juga berharap generasi kedepan bisa melakukan aksi nyata dalam memberikan pendidikan politik yang baik terhadap masyarakat,” harapnya.

Salah seorang warga Cibingbin, Kartim mengatakan, sangat senang dan menyambut baik terhadap kegiatan sembako murah. Ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu.

“Saya dan warga lainnya merasa diperhatikan dengan aksi sosial ini. Walaupun harus mengerluarkan uang, tapi masih terjangkau dan murah,” kata Kartim saat ditemui di Lapangan Cibingbin yakni lokasi pembagian sembako murah.(AND)


Fishing