• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Sen16092019

Last updateSen, 16 Sep 2019 6pm

Pendidikan

Forum PKBM, Wadah Mencari Uang?

Sujarwo.

Kuningan Terkini- Sejauh ini, geliat pendidikan Non Formal di Kabupaten Kuningan masih kurang greget. Demikian disampaikam Ketua F-Tekad, Sujarwo kepada Kuningann Terkini, terkait geliat pendidikan Non Formal dan forum PKBM yang dinilainya tidak ada fungsinya sama sekali, Sabtu (04/08/2019).

“Hampir tidak terdengar eksistensi dari Satuan Pendidikan Non Formal/Lembaga/PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), peran satdik non formal ini terkesan mati tidak mau hidup pun enggan,” kata Mang Ewo sapaan akrabnya.

Sebenarnya kata mang Ewo, dengan adanya PKBM ini, harapan pemerintah bisa menjaring masyarakat yang tidak memiliki kesempatan menempuh pendidikan formal, bisa tetap menerima layanan pendidikan. Kenyataanya, masih jauh dari yang diharapkan.

“Seharusnya PKBM bisa jeli terhadap peluang yang ada, karena pendidikan kesetaraan tidak hanya memberikan mata pelajaran tetapi juga pendidikan vokasional,” terangnya.

Lebih jauh Mang Ewo mengatakan, pada tahun 2019, Pendidikan Kesetaraan mendapatkan suntikan dana Berupa Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) yang disalurkan melalui Bank Jabar Banten. Selain itu, siswa pendidikan kesetaraan juga mendapatkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang disalurkan melalui bank BRI untuk Paket B dan Bank BNI untuk Paket C..

“Belum lagi yang berkaitan dengan penggunaan dan pemanfaatan dana BOP Kesetaraan dan PIP, apakah sudah sesuai dengan juknis atau belum, karena disini ada hak siswa yang harus didapatkan,” paparnya.

Disinilah tegas Mang Ewo, dibutuhkan komitmen dan kejujuran dari PKBM yang dimotori atau diinisiai forum PKBM. Jangan hanya sebagai wadah mencari uang saja. Sementara tugas utama memberikan layanan dasar dan mencerdaskan anak bangsa terlupakan.

“Saya berharap, untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Kuningan, sudah saatnya PKBM bebenah diri, sehingga bisa mencetak lulusan pendidikan kesetaraan yang berkualitas. Jadi, PKBM dan Forumnya jangan jalan sendiri tanpa ada koordinasi dengan dinas teknis terkait,” pungkasnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh