Rab28102020

Last updateSen, 26 Okt 2020 8pm

BJB

Pendidikan

Rektor Uniku Sambut 86 Mahasiswa Program Permata-Sakti

Rektor Uniku, Dr. H. Dikdik Harjadi, S.E, M.Si

Kuningan Terkini - Rektor Uniku, DR. H. Dikdik Harjadi, SE, M.Si, menyambut 86 mahasiswa peserta program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara-Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi (Permata-Sakti) Tahun 2020. Ke 86 mahasiswa tersebut, berasal dari 17 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Wilayah Tengah dan Timur.

Menurut Wakil Rektor I Uniku, yang juga Ketua Pelaksana Program Permata-Sakti Uniku, Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si, peserta program Permata-Sakti Uniku sebanyak 86 orang mahasiswa yang berasal dari 17 PTS di Wilayah Tengah dan Timur. Begitu juga sebaliknya, Uniku mengirimkan 21 orang mahasiswa ke 22 PTS di wilayah tengan dan timur.

“Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, perkuliahan di Uniku akan dilakukan secara daring. Karena, Uniku sudah mengembangkan learning management system atau e-class. Adapun perkuliahan semester ganjil ini akan dimulai pada 28 September 2020,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor I IKIP PGRI Wates, Faridl Musyadad, M.Pd mengatakan, Ia berharap para mahasiswa peserta Permata-Sakti, tidak hanya mendapatkan ilmu terkait pengembangan kompetensi saja, tetapi juga wawasan kebangsaan, rasa nasionalisme serta cinta tanah air.

“Dengan ini, mohon ijin kepada semua Universitas, Institut ataupun Sekolah Tinggi yang mahasiswanya mengikuti Permata-Sakti di Uniku, kami secara resmi menyerahkan mahasiswa/i kami untuk mengikuti perkuliahan di Uniku,” ungkapnya.

Sementara, Rektor Uniku, Dr. H. Dikdik Harjadi, S.E, M.Si, mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa peserta Program Permata-Sakti Tahun 2020. Selain itu, Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak/Ibu pimpinan 17 PTS yang telah memberikan kepercayaan mengirimkan mahasiswanya ke Uniku, untuk bergabung didalam program Permata-Sakti tahun 2020.

“Ini adalah salah satu program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang tentu harus kita respon dengan baik. Karena, selain untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, program Permata-Sakti ini juga bisa mendorong salah satu program pemerintah, yaitu Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar.” pungkasnya.(NR)

Add comment


Security code
Refresh