• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Sel20082019

Last updateSel, 20 Agu 2019 6pm

Pemerintahan

Arah Kiblat Komplek Pemakaman Aria Kemuning Di Koreksi

Bupati Kuningan saat menyaksikan langsung perubahan arah kiblat di komplek pemakaman Aria Kamuning.

Kuningan Terkini - Hasil Penelitian Kementrian Agama Kabupaten Kuningan mendapati arah kiblat di pemakaman Aria Kemuning Kelurahan Kuningan melenceng sekira 19 derajat. Kemenag akhirnya memutuskan pembangunan tugu arah kiblat yang diresmikan oleh Bupati Acep Purnama, S.H., M.H. dan Kepala Kemenag Kuningan Dr. H. Hanif Hanafi, M.Si. dengan menandatangi prasasti pada Senin (15/07/2019).

Kepala Bagian Penyelenggara Syariah Kemenag Kuningan, H. Aminudin sebagai penggagas berdirinya tugu menjelaskan, penentuan arah kiblat ini menggunakan metode bayangan matahari dan alat pengukur khusus.

"Penentuan arah kiblat untuk pemakaman kebanyakan dilakukan secara sederhana oleh kaur kesra atau tokoh agama dengan menghadap kepada perkiraan arah kibat di sebelah barat dan menyamakan dengan kuburan yang sudah ada Akibatnya arah kiblat di komplek pemakaman berbeda antara satu makam dengan makam yang lain, padahal menghadap kiblat makam orang Islam adalah suatu keharusan, dan sepakat dalam semua mazhab," ujarnya.

Walaupun terdapat istimbath lanjutnya, hukumnya sebagian Syafiiyyah mewajibkan untuk dihadapkan ke arah kiblat, sebahagian lagi sunnah sebagaimna pendapat Imam malik. Ketidak pastian arah kiblat kuburan yang hanya dikira kira ini akan mengakibatkan kesalahan dalam penguburan sehingga di khawatirkan mayat tidak menghadap kiblat dan arah kiblat di komplek pemakaman berbeda antara satu makam dengan makam yang lain.

Dengan latar belakang seperti ini, maka diperlukan optimalisasi pembinaan arah kiblat makam bagi kaur kesra dan tokoh agama yang punya keterlibatan dalam pengurusan jenazah dan memberi tanda arah kiblat atau prasasti bagi makam-makam yang ada di Kabupaten kuningan.

"Untuk makam yang posisi arah kiblatnya melenceng dan sudah lama tidak ada kewajiban di tata ulang. Namun jika jasadnya masih utuh maka diwajibkan untuk menyesuaikan arah kiblat sebagaimana mestinya," jelas Aminudin.

Aminudin berharap tugu arah kiblat seperti ini di bangun di setiap pemakaman umum mengingat fungsi dan manfaatnya sangat penting walaupun dibangun secara sederhana, tapi berdasarkan pengukuran yang benar.

Acara peresmian dihadiri pula oleh Kabag Humas Wahyu Hidayah, Kabag Kesra Toni Kusumanto, Baznas Kuningan dan segenap tamu undangan. (Bubud Sihabudin)

Add comment


Security code
Refresh