Pemerintahan

Hutan Kota Mayasih Diresmikan

Bupati Kuningan meresmikan hutan kota Mayasih ditandai dengan penandatanganan prasasti.

Kuningan Terkini - Sebagai wujud menciptakan kabupaten konservasi, Bupati Kuningan Hj Utje Ch Hamid Suganda secara resmi menandatangani batu tulis sebagai simbol diresmikannya Hutan Kota Mayasih Cigugur Kuningan, Jumat (26/9/2014). Lahan seluas kurang lebih 30.000 m2 itu, merupakan bekas lokasi galian batu oleh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Utje Ch Suganda menyampaikan rasa terimakasih dan penghargaan kepada seluruh elemen masyarakat, yang turut serta membangun lahan bekas galian batu menjadi lebih hijau. Apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak sehingga Hutan Kota Mayasih bisa menjadi tempat yang lebih bermanfaat untuk masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Pada masa kepemimpinan saya, saya akan tetap konsen menjaga lingkungan Kabupaten Kuningan agar tetap hijau dan terjaga. Kita ketahui bersama, bahwa Kuningan sudah konsen terhadap lingkungan sejak kepemimpinan H Aang Hamid Suganda dan sekarang kewajiban saya sebagai kepala daerah untuk meneruskan perjuangan sebagai kabupaten konservasi,” ujar Utje.

Sementara Sekretaris DirJend Penataan Ruang Kementrian PU, Lina Marlina menuturkan, program pengembangan kota hijau, merupakan bentuk inisiatif program pemerintah pusat agar pemerintah kabupaten/kota bersama-sama dengan pemerintah provinsi dapat mempercepat pemenuhan ketetapan UU no. 26 tahun 2007, tentang penataan ruang.

“Penataan ruang itu seperti tersedianya ruang terbuka hijau sebesar 30 persen dalam upaya mengurangi dampak perubahan iklim di Indonesia yang meliputi 8 atribut, dimana “green” sebagai nilai tambah pengembangan RTH merupakan quick win langkah menuju tercapainya tujuan-tujuan kota hijau,” ungkapnya.

Salah satu implementasi dari kegiatan penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) kata Lina, adalah dengan diresmikannya Hutan Kota Mayasih di Kabupaten Kuningan. Daerah yang tadinya merupakan tambang batu dan pasir, setelah direklamasi menjadi suatu tempat yang menarik dan bagus untuk dijadikan objek wisata.

“Kuningan dengan hawanya yang sejuk ini hartus dipertahankan lingkungannya, agar dapat tetap sejuk dan nyaman. Sementara di Jakarta sudah tidak bisa menikmati udara yang sejuk seperti di Kabupaten Kuningan seperti ini,” pungkasnya.(AND)


Fishing