Kuningan Terkini - Badan Kerjasama Antar Daerah (BKAD) atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kunci Bersama, semakin menunjukan eksistensinya dan semakin berkibar. Kunci Bersama yang digagas Bupati Kuningan 2 periode, H Aang Hamid Suganda, kembali direspon positif Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Setelah sebelumnya rapat di Hotel Golden Boutique Jakarta, Mei 2014 lalu, Jum’at (22/8), NKAD Kunci Bersasma kembali mendapat fasilitasi rapat kemendagri di Hotel Quest, Kota Semarang.
Ikut hadir dalam kesempatan tersebut, Dewan Pakar BKAD Kunci Bersama DR Herman Sutrisno beserta perwakilan pemerintah dari 9 kabupaten/kota. Diantaranya para ketua bapeda, kepala dinas bina marga, kepala dinas pendidikan pemuda dan olahraga, kepala dinas kesehatan dan kepala bagian pemerintahan.
Dirjen Pemerintahan Umum Departemen Dalam Negeri, melalui Direktur Dekosentrasi dan Kerjasama, Ir Boy Tenjuri SEC mengakui pola kerjasama dalam wadah BKAD Kunci Bersama merupakan program kerjasama terbaik di Indonesia.
“Dalam bekerjasama, BKAD Kunci Bersama bukan hanya dalam konsep, tapi memberikan kontribusi nyata bagi kepentingan rakyat perbatasan di daerah tersebut,” tandas Boy Tenjuri.
Contohnya kata Boy, pembangunan Waduk Kuningan di Cibingbin, Kuningan, akan mengairi sebagian besar pesawahan petani di Kabupaten Berebes. Kemudian Waduk Matenggeng yang akan dibangun di Kabupaten Cilacap, akan mengairi sawah di tiga Kabupaten. Yaitu Kabupaten Cilacap, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Ciamis.
“Kerjasama dibidang ekonomi juga sudah mulai terlihat. Termasuk seni, budaya dan olahraga melalui Pekan Olahraga dan Seni Daerah Perbatasan (Porsenitas) yang secara rutin diadakan. Itu semua meupakan wujud nyata dari BKAD. Pola kerjasama inilah, yang tidak dimiliki oleh daerah lain,” terangnya.
Sementara, Kepala Sekretariat BKAD Kunci Bersama H Aang Hamid Suganda menjelaskan, manfaat positif dari keberadaan BKAD semakin dirasakan oleh kabupaten/kota Kunci Bersama (Kuningan, Cirebon, Cilacap, Ciamis, Brebes, Majalengka, Pangandaran) yang menjadi anggota.
“Sekarang antar kabupaten perbatasan sudah seiring sejalan untuk bersama memajukan daerah perbatasan,” katanya.(j’ly)