Pemerintahan

Besok, Hasil Tes Cadir PDAU Diambil ke Unpad

Logo PDAU

Kuningan (KaTer) - Adanya isu hasil tes uji kompeteni ke 6 calon direktur (Cadir) PDAU yang dilaksanakan di Hotel Tirta Sanita seminggu lalu telah keluar, dibantah oleh salah seorang anggota tim seleksi Cadir PDAU Kuningan, Yudi Nugraha. Menurutnya, Hasil tersebut, baru akan diambil jum’at besok (27/6/2014).

“Kata siapa sudah keluar dan sudah dirapatkan? Engga benar itu. Kalau memang sudah muncul dan rapat, kok saya selaku anggota timsel gak diundang. Yang jelas, hasil penilaian dari Unpad baru akan diambil besok sama perwakilan timsel,” terang Yudi yang saat ini menjabat Kabag Organisasi di lingkup setda Kuningan.

Terkait hasil yang akan terpilih kata Yudi, tidak ditentukan oleh kebijakan timsel. Bahkan secara mekanisme, timsel hanya berhak melakukan rangking nilai dari ke enam cadir PDAU. “Dari hasil akumulasi nilai yang sudah dirangking, baru kita serahkan kepada dewas, dan endingnya diputuskan oleh Dewas dengan keputusan Bupati Kuningan, selaku owner BUMD,” terangnya.

Ditempat terpisah, pernyataan sedikit berbeda diungkapkan oleh Nana Sugiana yang merupakan anggota timsel PDAU. Meskipun ia senada dengan Yudi, yang tidak mengetahui hasil dari penilaian dari praktisi Unpad, namun ia memberikan informasi bahwa nilai tersebut sudah keluar. Hanya saja, ketika dikonfirmasi lebih dalam, staff ahli bidang pembangunan dan ekonomi itu mengatakan, sebagai anggota ia belum mendapat tembusan mengenai hasil.

Ditanya tentang adanya informasi cadir yang sudah menjadi titipan dan diperkirakan akan menang, Nana secara tegas langsung membantahnya. “Itu hanya isu saja kok, tidak ada titip-titipan. Kalaupun ada ya masa iya saya tidak mendapat ‘rembesan’,” tutur Nana dengan nada bercanda.

Terkait jumlah cadir yang sebelumnya ada 2, hampir dapat dipastikan untuk kedepan PDAU Kuningan hanya akan dipimpin oleh 1 direktur. Hal itu berkaitan dengan rencana efisiensi anggaran yang selama ini dirasakan cukup berat.

“Wacana 1 direktur sudah dibahas, dan sepertinya jadi. Karena dengan 1 direktur kita kan bisa menghemat anggaran, apalagi sebelumnya diketahui take home pay seorang direkltur PDAU bisa mencapai Rp 25 juta,” tukasnya. (DHE)


Fishing