Pemerintahan

Infrastruktur Kuningan Masih Kurang Tertata

sosialisasi program penataan lingkungan permukiman dan perumahan (PLPP)

Kuningan (KaTer) - Belum tertatanya infrastruktur di Kabupaten Kuningan dapat menimbulkan Kuningan sebagai daerah yang kumuh. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Tata ruang dan Cipta Karya menggelar kegiatan sosialisasi program penataan lingkungan permukiman dan perumahan (PLPP) bagi Camat, Kepala Desa, pengawas lapangan, dan para pengusaha sebagai pelaksana kegiatan di wisma permata, Rabu (25/6/2014).

Kepala Bidang Perumahan dan Jasa Kontruksi DTRCK, Ono Darsono mengatakan, sampai saat ini, infrastruktur lingkungan permukiman dan perumahan, baik di daerah perkotaan dan perdesaan masih kurang tertata. Jika ini tidak ditangani secara bertahap, berkelanjutan dan komprehensif, akan berakibat terjadinya daerah atau kawasan kumuh.

“Program PLPP untuk meningkatkan lingkungan yang lebih tertata, teratur, indah, dan tentunya memenuhi rencana detail tata ruang kabupaten dan persyaratan kesehatan lingkungan. Juga dapat mendorong terbangunnya infrastruktur permukiman dan perumahan yang dapat mendorong pengembangan potensi wilayah baik di perkotaan maupun perkotaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil bupati Acep Purnama mengatakan bahwa kegiatan penataan lingkungan merupakan salah-satu program berkelanjutan dari pemerintah daerah melalui dinas tata ruang dan cipta karya. Sebagai upaya membangun dan menata lingkungan permukiman perumahan di perkotaan dan perdesaan dalam mengoptimalkan pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat pada penyediaan infrastruktur yang memadai.

“Saya berpesan kepada camat, kepala kelurahan, dan kepala desa yang wilayah kerjanya mendapatkan program, untuk dapat memastikan dan menjamin dalam pelaksanaannya. Serta dapat ikut berperan aktif dalam hal pengawasan kegiatan agar pelaksanaan kegiatan berjalan sebagaimana diharapkan,” pintanya. (DHE)


Fishing