Kuningan (KaTer) - Setelah sebelumnya perwakilan Dinas Energi Sumber Daya Air dan Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat menyatakan Geothermal di gunung Ciremai yang banyak manfaatnya, kini giliran mantan Bupati Kuningan, H Aang Hamid Suganda menyatakan hal yang serupa. Menurut Ang, mega proyek Geothermal adalah salah satu solusi untuk meningkatkan Pendapatan Asli daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat Kuningan.
“Ketika saya datang ke Kuningan, dan saya memimpin Kuningan, saya hanya memiliki impian agar Kuningan bisa kembali alamnya seperti saya kecil, asri dan rindang,” jelas Aang, saat menghadiri acara sosialisasi geothermal dengan Kadin (Kamar Dagang dan Industri) belum lama ini.
Mega proyek geothermal tersebut kata Aang, merupakan industri yang besar manfaatnya terhadap konservasi alam dan peningkatan pendapatan di Kuningan. Maka ia menerima kehadiran proyek panas bumi di Kuningan.
“Kita sadari bersama, APBD Kuningan itu terkecil di Wilayah III Cirebon. Maka itu, saya berfikir cari sumber dana yang beriringan dan bersinergis dengan konservasi, dan yang paling tepat adalah geothermal,” tuturnya.
Lebih jauh Aang menjelaskan, banyak proyek industri yang ingin masuk di Kuningan di tolaknya. Salah satu alasannya karena industri yang meminta masuk di Kuningan tidak bisa bersinergis dengan program konservasi.
“Saya melihat potensi panas bumi Ciremai yang sangat luar biasa. Setelah dilakukan study banding di Newzeland dan Kamojang, ternyata geothermal sangat ramah terhadap lingkungan dan tidak bersebrangan dengan konservasi,” ungkapnya. (DHE)