Kuningan (KaTer) - Menjelang bulan suci ramadhan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kuningan memasang lampu lalu lintas atau traffic light di persimpangan jalan dekat Rest Area SPBU Cirendang. Langkah ini diharapkan sebagai antisipasi terhadap aktifitas lalu lintas yang kian padat, apalagi menjelang hari raya besar umat islam.
“Jalur lalu lintas di persimpangan Cirendang itu, hampir tiap hari baik pagi siang dan malam selalu dipadati kendaraan baik motor maupun mobil. Apalagi, jalur itu merupakan perlintasan vital kendaraan umum baik dalam kota maupun antar kota,” ujar Kadishub Kuningan Drs Jaka Chaerul kepada KaTer, Minggu (15/6/2014).
Ditanya terkait kapan lampu lalin mulai dipergunakan, Jaka menyebutkan pengoperasian bisa dimulai antara Sabtu atau Senin. Pihaknya, akan bekerjasama denga pihak kepolisian untuk menguji lampu lalu lintas ini.
“Dengan adanya pengujian terlebih dahulu, akan terlihat dari arah mana volume kendaraan lebih padat. Setelah itu, baru bisa menentukan durasi pengaturan waktu untuk masing-masing traffic ligtht yang dipasang,” katanya.
Menurutnya, pemasangan lampu lalu lintas selain bertujuan untuk mengurai kemacetan juga demi keselamatan pengendara karena jumlah kendaraan yang melintas semakin banyak. Dalam tahap awal mungkin waktunya akan disamakan sambil melihat volume kendaraan terutama pada saat jam-jam sibuk.
“Selain pemasangan traffic light, kami juga gencar memasang lampu warning di tiap pertigaan agar kendaraan selalu waspada. Adapun total lampu warning ada sekitar 38 titik tersebar di seluruh kecamatan,“ sebutnya.
Pada tahun ini kata Jaka, ada pemasangan di dekat pasar Cilimus. Diharapkan, dengan adanya pemasangan lampu warning pengendara lebih hati-hati. Pemasangan lampu warning dimaksudkan supaya pengendara tidak ugal-ugalan.
“Memang saat ini masih banyak pengendara yang kurang paham dengan rambu-rambu lalu lintas. Padahal, kami selalu melakukan sosialiasi dan pengarahan kepada para pengendara kendaraan bermotor,” pungkasnya.(AND)