Kuningan Terkini- Komitmen membangun keluarga berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah, kembali ditegaskan Pemkab Kuningan melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tahun 2026, di Ballroom Aria Kamuning Gedung Setda Kuningan, Kamis (16/07/2026).
Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kuningan, H. Apip Ropi’i dalam laporannya mengatakan, tantangan pembangunan keluarga kedepan akan semakin kompleks. Sehingga membutuhkan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas data, memperluas akses pelayanan keluarga berencana, mempercepat penurunan stunting, memperkuat Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB), serta meningkatkan kualitas remaja dan ketahanan keluarga.
“Selain itu, DPPKBP3A juga meluncurkan inovasi DASYAAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) sebagai upaya mempercepat penanganan stunting,” katanya.
Program ini kata Apip, menghadirkan menu gizi yang disesuaikan dengan kebutuhan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. “Saat ini telah tersedia 370 dapur sehat di desa-desa yang siap mendukung penyediaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan akan dikolaborasikan dengan SPPG,” terangnya.
Sementara, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si mengatakan, Program Bangga Kencana bukan hanya menjadi tanggung jawab DPPKBP3A semata, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh perangkat daerah, termasuk sektor kesehatan, pendidikan, pertanian, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.
“Program keluarga berencana harus disusun secara proporsional. Tujuannya bukan sekadar mengendalikan jumlah penduduk, tetapi membangun keluarga yang berkualitas agar bonus demografi benar-benar menjadi kekuatan pembangunan,” pungkasnya.(gg)