Pemerintahan
Pembangunan KDMP Bandorasa Wetan Dikebut
- Details
- Published on Tuesday, 27 January 2026 20:41
- Written by Admin
- Hits: 1995
Kuningan Terkini- Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, terus dikebut dan ditargetkan rampung pada 31 Januari 2026. Gerai ini menjadi salah satu koperasi desa dengan progres pembangunan tercepat di Kuningan, didukung kesiapan lahan yang telah tersedia.
Kepala Desa Bandorasa Wetan, Yayan Fudiani, SH mengatakan, percepatan pembangunan tidak terlepas dari kesiapan desa dalam menyiapkan lokasi. Lahan yang digunakan sebelumnya tidak difungsikan, sehingga tidak memerlukan pekerjaan cut and fill maupun pengurugan dan penggalian yang kerap memperlambat proses pembangunan.
“Pembangunan dimulai sejak November 2026, target pekerjaan fisik selesai pada 31 Januari, dan penyerahan gerai koperasi dijadwalkan Februari 2026,” Katanya, Senin (27/01/2026).
Pembangunan gerai koperasi kata Yayan, dilaksanakan melalui skema Dana Desa sesuai ketentuan yang berlaku. Anggaran tersebut mencakup pembangunan fisik gedung serta kebutuhan pendukung operasional koperasi. Pekerjaan pembangunan Gerai KDMP dilaksanakan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.
“Keberadaan gerai KDMP diharapkan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat desa. Adapun jenis usaha yang direkomendasikan meliputi penyediaan kebutuhan pokok, obat murah, klinik desa, logistik dan distribusi barang, pergudangan atau cold storage, serta layanan simpan pinjam dan keuangan mikro,” paparnya.
Selain itu lanjutnya, Gerai KDMP Desa Bandorasa Wetan juga direncanakan menjadi sentra oleh-oleh khas Kuningan dan produk UMKM lokal lainnya. Produk unggulan desa yang akan dipasarkan di antaranya, keripik ubi jalar, serta potensi kerajinan yang saat ini tengah dirintis melalui program Batik Bandorasa.
“Lokasi desa yang strategis, karena dilalui wisatawan menuju sejumlah destinasi, seperti Cibulan, Linggarjati, dan Arunika, menjadi potensi besar bagi gerai koperasi sebagai tempat singgah sekaligus pusat ekonomi desa,” terangnya.(gg)





