Min29012023

Last updateKam, 26 Jan 2023 10pm

bjb

Pemerintahan

Pemkab Kuningan Gagal Bayar ‘Trendnig Topik’

Sujarwo

Kuningan Terkini - Fenomena terjadinya gagal bayar dengan nominal hampir menyentuh angka 100 M dari Pemkab Kuningan kepada fihak ke-3, plus anggaran Sertifikasi guru, menjadi trending topik di berbagai kalangan maupun dalam pemberitaan di sejumlah media.

Menurut Pemerhati Kebijakan Kuningan, Sujarwo, hampir semua pihak memberikan nilai minus terhadap kebijakan anggaran Pemkab Kuningan. Sehingga, mengakhiri tahun 2022 dengan kondisi yang kurang menggembirakan, yakni tanda (gagal) bayar. Fenomena in, juga terjadi di beberapa Kabupaten/Kodya khsusnya di wilayah Provinsi Jabar.

“Fenomena ini, tentunya sesuatu kejadian yang baru terdengar dan dialami oleh masyarakat Kabupaten Kuningan,” kata Mang Ewo, sapaan akrabnya, Jum’at (20/01/2023).

Hingar bingar tragedi tunda bayar ini kata Mang ewo, seharusnya tidak membuat kehebohan yang bombastis, jika sejak awal para pengambil kebijakan di lingkup Pemkab Kuningan dapat memberi pemahaman yang bisa dimengerti semua kalangan. “Sudah seharusnya pimpinan tertinggi di Lembaga Eksekutif dan jajarannya, dapat memberikan kepastian tunda bayar akan diselesaikan/dibayarkan,” bebernya.

Jika situasi hiruk pikuk tragedi tunda bayar dibiarkan semakin liar tegas mang ewo, dikhawatirkan akan sangat mengganggu kinerja dan ethos kerja lembaga Eksekutif pada 2023. Terlebih, tahun 2023 sudah memasuki tahun terakhir masa bakti duet H. Acep-M. Ridho sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kuningan.

“Saya yakin, duet H. Acep-M. Ridho akan mampu menyelesaikan persoalan ini, sesuai dengan waktu yang dijanjikan, paling lambat pada April 2023. Karena, jika hingga waktu yang telah dijanjikan tidak terealisasi, H. Acep dan M. Ridho sudah memperhitungkan berbagai konsekwensinya, terutama jika mereka hendak berkompetisi kembali di Pilbup 2024,” pungkasnya.(jly)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing