Pemerintahan

Pemkab Bentuk Tim Penanganan Keamanan

sosialisasi penanganan keamanan dalam negeri

Kuningan (KaTer) - Berbagai potensi konflik sosial, seperti konflik yang bernuansa agama dan politik harus diantisipasi sedini mungkin. Sehingga tidak berkembang menjadi ancaman yang serius terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. Demikian disampaikan Bupati Kuningan Kuningan melalui Asisten Pemerintahan setda H Suradja M.Si disela-sela pembukaan sosialisasi penanganan keamanan dalam negeri bagi aparatur Kecamatan, Kelurahan, Desa, serta tokoh Masyarakat, Kamis (13/3/2014) di Wisma Permata.

“Sesuai dengan Intruksi Presiden nomor 2 tahun 2013 maka pemerintah Kabupaten Kuningan telah membentuk tim terpadu penanganan gangguan keamanan dalam negeri,” katanya.

Diharapkan kata Suraja, tim terpadu yang telah terbentuk dapat bekerja dengan baik. Juga dapat mengoptimalisasikan dan bersinergi serta meningkatkan efektivitas dalam penanganan gangguan keamanan dalam negeri khususnya di wilayah Kabupaten Kuningan.

“Hal ini penting untuk dilaksanakan secara terpadu sesuai dengan tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing. Sehingga tercipta keamanan dan ketertiban masyarakat dalam mendukung kelancaran pembangunan,” ujarnya.

Pada tahun 2014 sambung Suraja, ada dua agenda politik yang akan dihadapi yaitu pemilihan umum anggota DPR, DPD, dan DPRD serta pemilihan umum presiden dan wakil presiden Indonesia. Tentunya dalam pelaksanaan pesta demokrasi ini dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar sesuai dengan tahapan pemilu.

“Langkah-langkah intensif jajaran pemerintahan dan elemen masyarakat, untuk menciptakan kondusivitas menjelang, pada saat dan pasca pemilu harus dilaksanakan,” tandasnya. (DHE)


Fishing