Kuningan (KaTer) - Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kuningan Bidang Penanaman Modal kembali menggelar kegiatan fasilitasi strategi kerjasama usaha antara para pelaku usaha di Kuningan, Rabu (12/3/2014). Acara yang digelar Gelanggang Pemuda KNPI Kuningan, dihadiri Wakil Bupati Kuningan, H Acep Purnama, Kepala BKPPMD Provinsi Jabar, Ir H Dadang Muhamad MSCE Phd, Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Setia Mulyawan, para pemilik toko modern serta para pelaku usaha dari kelompok UMKM di Kuningan.
Kepala BPPT Kuningan, Drs Sadudin MSi mengatakan, pihaknya ingin meningkatkan motivasi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta pengembangan pemasaran dan kemitraan dengan pihak pemilik modal. Sementara, narasumber, H Dadang Muhamad menuturkan, kemitraan usaha adalah salah satu instrument untuk mewujudkan asas kebersamaan dan kekeluargaan dalam perekonomian nasional dan implementasi di lapangan. Kemitraan dengan UB begitu penting dalam pengembangan UMKM untuk membuka kunci keberhasilan UMKM dalam persaingan baik di pasar domestic maupun pasar global.
“Pengembangan UMKM memang dianggap sulit dilakukan tanpa melibatkan partisipasi usaha-usaha besar. Dengan kemitraan UMKM dapat melakukan ekspor melalui perusahaan besar yang sudah menjadi eksportir,” jelasnya.
Sementara nara sumber lainnya, Setia Mulyawan memaparkan, dalam pola membangun strategi pembangunan ekonomi perlu diterapkan sistem ekonomi kerakyatan. Hal ini karena tenaga yang terserap bisa mencapai 97 persen denga pertumbuhan inventasi 45,96 persen lebih besar disbanding pertumbuhan investasi pada usaha besar yang hanya 33,31 persen.
“Ekonomi kerakyatan tata laksana ekonomi yang bersifat kerakyatan yakni penyelenggaraan ekonomi yangmemberi dampak kepada kesejahteraan rakyat kecil dan kemajuan ekonomi rakyat, yaitu keseluruhan aktifitas perekonomian yang dilakukan oleh rakyat kecil,” paparnya.(AND)