• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Rab05082020

Last updateRab, 05 Agu 2020 3am

BJB

Pemerintahan

Hasil Swab Massal Tidak Memuaskan, Kuningan Berlakukan PSBM

Bupati Kuningan saat menyampaikan pemberitahuan terkait Pembatasan Sosial Secara Mikro (PSBM).

Kuningan Terkini - Penanganan covid-19 di Kabupaten Kuningan terbilang sudah maksimal sejak Februari lalu dengan berbagai langkah strategis. Alhasil, Kabupaten Kuningan dinyatakan masuk ke dalam zona biru oleh Pemprov Jabar. Demikian disampaikan Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH diruang Crisis Center Kabupaten Kuningan, Selasa (30/06/2020)

“Hal ini, tentu disambut suka cita, dimana masyarakat bisa memulai era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new normal. Melihat update data selama 1 minggu ke belakang menunjukkan kurva yang melandai bahkan sudah nol kasus untuk yang positif swab. Namun berdasarkan hasil swab massal tahap pertama, maka PSBB harus dipertimbangkan ulang kelanjutannya,” kata Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH menjelaskan.

Dikatakan, pada swab masssal tahap pertama yang dilakukan di 6 Kecamatan, yaitu Cilimus, Kramatmulya, Kuningan, Cigugur, Darma dan Lebakwangi, hasilnya tidak menggembirakan. Dari 390 spesimen tahap pertama, ada 9 orang yang positif covid-19. Namun, saat ini kondisinya bagus dan sehat. “Tapi, sesuai dengan protokol kesehatan, semua tahapan harus kita lalui,” ucapnya.

Berdasarkan hasil swab massal tersebut terang Acep, maka PSBB diganti menjadi PSBM (Pembatasan Sosial Berskala Mikro) yang difokuskan sesuai dengan wilayah yang terpapar. Hal ini tentu berpengaruh terhadap pembatasan aktivitas sektor lainnya, seperti pariwisata, ekonomi, keagamaan (tabligh akbar), sosial budaya, kemasyarakatan (hajatan), dan olahraga massal.

“Pelaksanaan swab massal tahap-tahap selanjutnya akan lebih ditingkatkan. Hal ini untuk mengetahui peta sebaran covid-19 di Kabupaten Kuningan. Selain itu, patroli keamanan akan kembali diaktifkan untuk menegakkan kedisiplinan masyarakat terutama jaga jarak dan mencegah kerumunan,” pungkasnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh