• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Kam28052020

Last updateKam, 28 Mei 2020 6pm

BJB

Pemerintahan

ODP Pemudik COVID-19 Kuningan, Ciawigebang Terbanyak

Peta ODP di Kabupaten Kuningan.

Kuningan Terkini - Dosen Kesehatan Masyarakat STIKes Kuningan, Cecep Heriana, S.KM., M.PH yang sekaligus juga ahli Epidomologi (suatu cabang ilmu yang mempelajari distribusi dan determinan penyakit yang tujuannya untuk pencegahan dan pengendalian), selaku akademisi mencoba menjelaskan melalui program pemetaan Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang datanya diperoleh dari Crisis Center Covid-19 Kabupaten Kuningan.

”Saya sebagai Dosen Epidemiologi mencoba membuat sebaran (distribusi) kasus COVID-19, dalam hal ini adalah ODP (orang Dalam Pemantauan) kategori Pemudik dari luar darerah ke Kuningan dari Dara Crisis Center kab. Kuningan” ujarnya

Menurutnya, tanggung jawab Dosen tidak hanya melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi saja namun ada hal penting lainnya yang menuntun Dosen untuk berkontribusi aktif membantu Pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19. “Karena kompetensi saya sebagai ahli Epidomolgi, maka sudah seharusnya tugas saya menganalis dan memberikan kewaspadaan dini kepada masyarakat, pemerintahan desa, kecamatan hingga akademisi sebagai sumber informasi yang bisa mereka akses kapan saja dan dimana saja melalui jaringan internet,” katanya.

Peta penyebaran kasus Covid-19 ini kata Cecep, disusun menggunakan pendekatan berupa Peta online. Oleh karenanya, ini bisa dijadikan gambaran pengambilan keputusan Pemerintah dan masyarakat dalam mengetahui sejauh mana potensi penyebaran Covid-19. “Peta ini memang datanya belum diupdate lagi, terakhir tanggal 6 April 2020. “ terang Cecep.

Jika bercerita tentang Kabupaten lain sambungnya, mereka sudah menyajikan data dalam setiap bentuk lainnya seperti peta, grafik, diagram sebagai bentuk penyajian data Epidemiologi yang bisa dengan mudah diakses oleh masyarakat. Itulah yang mendorongnya untuk mencoba memberikan infromasi melalui program pemetaan tersebut kepada masyarakat.

Bentuk peta ini online, disajikan dalam bentuk data dimana akan didapatkan 3 jenis peta. Diantaranya, Jumlah ODP pemudik masing-masing Kecamatan, untuk mendistribusikan jumlah ODP, Peta gradasi jumlah ODP pemudik dari jumlah ODP paling sedikit hingga yang paling banyak dengan symbol warna, semakin merah gambarnya maka semakin banyak ODPnya dan Peta dalam bentuk point atau circle (titik) yang bermakna, semakin besar lingkarannya maka semakin besar jumlahnya.

Dari data yang diperoleh, Kecamatan yang paling sedikit penyebarannya yakni kecamatan Mandirancan dan Cilimus. Sedangkan yang paling besar itu kecamatan Ciawigebang. Berdasarkan peta tersebut, bisa ambil manfaatnya, bahwa masyarakat dari daerah yang jumlah ODP pemudiknya tinggi, maka perlu sama-sama meningaktkan kesadaran dan kewapadaan untuk Disiplin menggunakan APD masker saat keluar rumah.

“Bagi pemudik, perlu melakukan isolasi mandiri 14 hari. Bagi pemerintah kecamatan, Desa dan wilayah RT, data ini bisa digunakan untuk menggambarkan kondisi risiko wilayah, karena COVID-19 ini kan bukan penyakit endemic yang muncul di Kuningan, tetapi dibawa dari daerah luar Kuningan” ucapnya.

Dari program pemetaan yang dibuat ini, bisa juga dikembangkan untuk kategori kasus lainnya seperti peta Kasus PDP, Positif Konfirmasi, dan lain-lain. Karena keterbatasan data, jadi pemetaan datanya khusus pemudik saja yang dipublish oleh Crisis Center Covid-19 kabupaten Kuningan yang tujuannya menyajikan data secara spasial (wilayah) untuk informasi kepada masyarakat.

Sebagai penutup, Cecep mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dini dan melakukan pola hidup bersih dan sehat agar dapat menangkal penyebaran Covid-19 di kabupaten Kuningan. Untuk lebih jelas mengenai pemetaan kasus Civid-19 di Kabupaten Kuningan, bisa check link berikut.

https://public.tableau.com/profile/cecepheriana#!/vizhome/DistribusiODPCOVID-19Update24Maret2020/ODPPoint?publish=yes

Berikut data Distribusi ODP Pemudik COVID-19 Update 06 April 2020. Pasawahan 744, Pancalang 1.184, Cigandamekar 792, Japara 670, Kramatmulya 929, Cipicung 1874, Jalaksana 1.310, Cigugur 697, Sindang Agung 2.416, Ciawigebang 3.548, Kalimanggis 608, Cidahu 2.678, Kuningan 705, Kadugede 551, Nusaherang 653, Darma 2.132, Garawangi 1.162, Lebakwangi 1.759, Luragung 2.213, Cimahi 678, Maleber 1.688, Ciniru 1.176, Hantara 599, Cibingbin 1370, Cibeureum 653, Karangkancana 959, Salajambe 439, Cilebak 571.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh