• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sab28032020

Last updateJum, 27 Mar 2020 9pm

BJB

Pemerintahan

Sanitasi Berbasis Masyarakat 2019, Sukses Digarap

Nur Jamiludin ST, M.Si

Kuningan Terkini - Menyusul kesuksesan pilot program di enam kota di tahun 2003-2004, mulai tahun 2005 Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk meningkatkan sumber daya dalam mendukung replikasi dan scaling-up pendekatan fasilitas sanitasi terdesentralisasi berbasis masyarakat (decentralized wastewater treatment systems – DEWATS) secara nasional melalui program SANIMAS ini.

Menurut Kasi Penyehatan Bidang Pemukiman Dinas PUPR Kabupaten Kuningan, Kang Nur Jamiludin ST, M.Si, sejak tahun 2010 lanjutnya, pembangunan fasilitas sanimas ini didukung penuh oleh Dana Alokasi Khusus bidang Sanitasi yang sudah terpisah dengan DAK bidang Air Minum. Selain didukung pendanaan APBN Direkotrat Jenderal Cipta Karya- Kementerian PU, pemerintah pusat juga mendorong pembangunan fasilitas sanimas melalui dukungan dana luar negeri dan dana APBD melalui berbagai kerangka program.

"Saat ini dukungan dana yang besar tersedia dari Asian Development Bank untuk membangun fasilitas sanimas di 1350 kelurahan di lebih dari 30 kota/kabupaten di 5 provinsi,” katanya, Jum’at (14/02/2020).

Selain itu kata Kang Nur, Islamic Development Bank (IDB -red), berkomitmen untuk mendukung pembangunan sebanyak lebih dari 2000 fasilitas sanimas di 48 kota/kabupaten di 14 provinsi. Sampai tahun 2011 telah terbangun sebanyak 551 fasilitas Sanimas di 131 kabupaten/kota di 30 provinsi di Indonesia.

“Pembangunan fasilitas sanimas merupakan komponen utama dalam mencapai target RPJMN 2010-2014 bidang sanitasi, yaitu menyediakan akses terhadap layanan pengelolaan air limbah terpusat skala komunal untuk 5 % penduduk Indonesia di tahun 2014." Jelasnya,

Untuk program tahun 2019 kemarin terang Kang Nur, beberapa puluh titik di beberapa desa dari beberapa kecamatan diwilayah Kuningan, semua sudah terselesaikan. Karena, program ini untuk kepentingan banyak orang. Dengan total anggaran 400 jutaan rupiah. "Untuk program di tahun 2020 ini, insha Allah, akan ada tambahan titiknya, serta rencananya akan dilaksanakan pada bulan juni atau juli kedepan," pungkasnys.(Hans)

Add comment


Security code
Refresh