Kuningan Terkini - Selama tiga hari kedepan, gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan yang biasanya ramai aktifitas kedewanan sepertinya akan sedikit lengang.
Pasalnya, sebanyak lima puluh wakil rakyat didampingi beberapa pegawai sekretariat DPRD Kuningan bakal mengikuti Bimtek di luar kota.
Pemberangkatan dengan menggunakan satu armada bus itu, dilakukan usai rapat sidang paripurna terkait penetapan usulan 14 Raperda dari eksekutif ke legislatif. Bahkan, tak sedikit anggota dewan yang sengaja menitipkan kendaraan pribadinya di gedung dewan, untuk ikut dalam satu rombongan bus tersebut.
“Seluruh anggota DPRD hari ini mulai berangkat Bimtek ke Sariater Subang Jawa Barat selama tiga hari. Jadi, Rabu malamnya itu sudah penutupan. Ini dalam rangka peningkatan kapasitas pimpinan dan anggota dewan, demi terlaksananya sebuah mekanisme dan tugas yang ada didalam fungsi DPRD itu sendiri,” ucap Ketua DPRD Kuningan, Rana Suparman ketika diwawancarai awak media sebelum pemberangkatan, Senin (1/2/2016).
Menurutnya, Bimtek yang dilakukan DPRD itu dalam rangka mempersiapkan atau merefleksikan dan mempertajam pemahaman menghadapi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati. Materi yang akan diterima oleh anggota DPRD dalam Bimtek terkait tentang seputar LKPJ dan LPJ Bupati tersebut.
“Kita bisa melakukan tugas dalam rangka melakukan evaluasi kinerja terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Kuningan, sebagai sebuah kewajiban dari dewan,” bebernya.
Sehingga lanjut Rana, para wakil rakyat itu dalam menjalankan tugasnya tidak keluar dari ketentuan dan sesuai dengan koridor yang ditentukan. Sebab, setiap kali ada agenda dewan seperti LPJ, LKPJ, semesteran bahkan pembahasan APBD itu kerap dilakukan Bimtek.
“Maksudnya, biar ada kesamaan langkah, kesamaan tindakan sesuai dengan ketentuan peraturan yang ada. Jangan sampai, nanti mengartikulasikan LPJ ini seperti apa gitu, ada ketentuannya. Karena, LKPJ ini kan hanya mengukur dari kinerja, nanti ada lagi LPJ, mengukur tentang penggunaan anggaran, itu kan mekanisme pemerintahan yang ada di kita,” pungkasnya. (AND)