Parlementaria

Komisi I Tinjau Desa Peserta Pilkades

Komisi I DPRD Kuningan saat meninjausalah satu desa yang telah menggelar pilkades.

Kuningan Terkini - Jajaran Komisi I DPRD Kabupaten Kuningan meninjau sejumlah desa peserta Pilkades yang sudah selesai digelar di Kecamatan Luragung Kuningan, Senin (11/1/2016). Dalam agenda kunjungan kerja tersebut, Komisi I DPRD lebih menitikberatkan soal kendala pelaksanaan dan penyerapan aspirasi pasca kegiatan Pilkades kepada panitia Pilkades setempat.

“Pada intinya, pelaksanaan Pilkades yang ada di empat desa disana itu sudah bagus. Tapi, kita tetap menginginkan adanya perbaikan-perbaikan terutama di Pilkades serentak berikutnya di Tahun 2017, agar hal-hal yang bersifat teknis dan berpotensi menghambat terselenggaranya Pilkades bisa lebih diperbaiki,” ucap Sekretaris Komisi I DPRD Kuningan, Rudi Oang Ramdani kepada awak media usai kegiatan kunker.

Pada umumnya kata politisi PKS itu, seluruh pelaksaan Pilkades yang telah selesai digelar itu sudah bagus. Namun, ada beberapa masukan untuk panitia kabupaten dari sisi peninjauan di lapangan, harus lebih pro aktif. “Karena, disini bermuaranya aturan-aturan. Tapi bagus kok di Luragung juga,” tukasnya.

Pihaknya mengaku, kegiatan kunjungan kerja ini baru dilakukan di beberapa desa seperti yang ada di Kecamatan Luragung. Untuk kedepannya, Komisi I berencana melakukan kunker yang sama ke sejumlah desa peserta Pilkades, dalam rangka penyerapan aspirasi dan evaluasi pelaksanaan Pilkades serentak di setiap Dapilnya.

“Nanti kita monitor ke seluruh Dapil yang ada di Kuningan. Kita ingin lihat langsung lah di lapangan, bagaimana kendala maupun pemecahannya supaya Pilkades kedepan lebih baik lagi,” ujarnya.

Terkait adanya sejumlah sengketa Pilkades yang terjadi di lapangan, pihaknya menilai bahwa, hal tersebut menjadi catatan penting Komisi I DPRD untuk menjadi bahan evaluasi kedepan secara komprehensif. Misalnya saja, beberapa waktu lalu yang sempat menjadi sorotan itu kaitannya dengan putra desa.

“Nah, aturan putra desa ini harus betul-betul dipahami secara utuh. Jangan sampai, karena di Kuningan hampir penduduknya itu merantau, kita ingin mengakomodir putra daerah yang ingin membangun desanya. Ini harus betul-betul diakomodir,” tegasnya.

Untuk soal anggaran pelaksanaan Pilkades sendiri, Komisi I berpendapat sejauh ini masih mengumpulkan beberapa temuan di lapangan yang akan menjadi pembahasan komisi. Diakui, di tataran pelaksanaan itu sendiri masih ada kekurangan anggaran yang lebih dialami oleh panitia di tingkat kecamatan.

“Memang masih ada kekurangan di tataran pelaksanaan seperti oleh panitia kecamatan. Ini yang harus kita dorong, kita perhatikan dari sisi anggaran. Sebab, kerjaan mereka mungkin lebih massif karena langsung di lapangan. Sedangkan panitia kabupaten itu hanya memantau secara keseluruhan, lebih kepada super visi pelaksanaan saja,” pungkasnya.(AND)


Fishing