Kuningan Terkini - Beberapa anggota DPRD Kabupaten Kuningan nampaknya bakal serius memperjuangkan aspirasi para konsituennya yang diserap melalui kegiatan reses. Pasalnya, pasca reses yang dilakukan oleh para anggota dewan, mereka langsung terjun dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan pada masing-masing daerah pemilihan para anggota dewan.
Sejumlah anggota dewan tampak hadir di gedung wakil rakyat setempat, Rabu (11/2/2015), mereka tengah memperbincangkan soal hasil reses dan beberapa kegiatan Musrembang yang tengah dilaksanakan saat ini. Diantaranya ada Ketua DPRD Kuningan Rana Suparman, Dede Sembada, Karyani, Tresnadi dari Fraksi PDI Perjuangan, Yayat Ahadiyatna asal Partai Demokrat, Uus Yusuf dan Masuri dari PPP.
Ketua DPRD Rana Suparman menceritakan adanya masyarakat di wilayah Kadugede sebagai Dapilnya, yang justru mengharapkan hadir dalam kegiatan reses para anggota dewan. Warga tersebut mengaku lebih suka berbicara soal reses anggota dewan ketimbang kegiatan Musrenbang di daerahnya.
“Daerah saya (Kadugede, red), ada warga yang justru menginginkan hadir di kegiatan reses, mereka tidak mau tahu soal Musrenbang. Mungkin, karena ingin bertemu dengan wakilnya,” katanya.
Politisi senior Partai PDI Perjuangan itu memastikan bahwa memperjuangkan aspirasi warga adalah salah satu tugas utama wakil rakyat. “Semua aspirasi yang disampaikan dalam reses pasti dibawa ke dewan kemudian dikawal pada saat pembahasan. Sehingga apa yang menjadi aspirasi warga diperjuangkan sampai tuntas,” jelasnya.
Berbeda dengan yang dikatakan Yayat Ahadiyatna sekaligus Ketua Komisi I DPRD Kuningan. Yayat malahan lebih menyoroti soal pemberitaan yang mengkritik kegiatan reses merupakan pemborosan anggaran. Dirinya menegaskan, reses bukanlah pemborosan karena itu sudah menjadi kewajiban para anggota dewan.
“Gak begitu, reses bukanlah pemborosan karena ini sudah jadi kewajiban kita untuk menampung aspirasi masyarakat,” ujarnya. (AND)