Kuningan Terkini - Memasuki masa reses, sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan sudah memanfatkan waktunya untuk menyambangi para Konstituennya di Daerah Pemilihan (Dapil) mereka saat mencalonkan diri menjadi anggota Legislatif. Seperti dilakukan anggota DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menyambangi daerah Pemilihan Kecamatan Kramatmulya, tepatnya di Balai Desa Cikubangsari Kramatmulya Kuningan, Jumat (6/2/2015).
Secara marathon, wakil rakyat dari PKB yang diketuai oleh H Ujang Kosasih didampingi Hj Neneng Hermawati serta anggota dewan lainnya menyambangi konsituennya di sejumlah desa yang ada di wilayah Kuningan salah satunya yakni Kecamatan Kramatmulya di Desa Cikubangsari.
“Kita memanfaatkan selama masa reses dengan mengunjungi warga di sejumlah desa-desa untuk menyerap aspirasi warga khususnya di dapil masing-masing, “ ucap Neneng saat ditemui KaTer di lokasi reses yang mana merupakan salah satu lumbung suara terbanyak saat pileg lalu.
Dalam kunjungannya ke wilayah Cikubangsari, dirinya membuka dialog dengan Kepala Desa, para ketua RW maupun RT dan tokoh masyarakat setempat.
“Kita menerima sejumlah usulan saran masukan dari warga yang nantinya diharapkan bisa ditindaklanjuti dan direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan,” katanya.
Dia menjelaskan, pelaksanaan reses memang harus dirancang sedemikian rupa oleh masing-masing wakil wakyat sehingga dapat menjaring aspirasi konstituen pada titik-titik yang paling krusial.
“Dalam pengertian ini, reses merupakan kemampuan untuk tidak hanya mendengar apa yang disampaikan konstituen tapi juga mengamati apa yang terjadi, sekaligus mencari pemahaman dengan melibatkan diri pada persoalan rakyat banyak,” bebernya.
Dikatakan, hal ini merupakan agenda rutin dari para legislator, untuk turun ke tengah-tengah masyarakat, guna melihat langsung kondisi serta kebutuhan warga yang ada di dapilnya masing-masing.
“Hasil dari kegiatan reses ini, kami akan membawa aspirasi tersebut dalam sidang paripurna atau musyawarah di tingkat kabupaten sebagai proses perencanaan pembangunan kedepan. Mudah-mudahan saja semua bisa terakomodir dan terealisasi demi kesejahteraan masyarakat Kuningan,” pungkasnya.(AND)