Parlementaria

Kualitas Pimpinan DPRD Dipertanyakan

Demo Gempur

Kuningan Terkini - Aktivis Gerakan Massa Pejuang Untuk Rakyat (Gempur) Kuningan, Zakiyal Fuad mempertanyakan kualitas Pimpinan DPRD yang dilantik yakni Rana Suparman (Ketua DPRD dari PDIP), Toto Suharto (Wakil Ketua DPRD dari PAN), Kokom Komariah (Wakil Ketua DPRD dari PKS) dan Uci Suryana (Wakil Ketua DPRD dari Golkar). Hal ini disampiakan Zaki usai aksi unjuk rasa penolakan chevron di Gedung DPRD, Selasa (28/10/2014).

“Seharusnya pimpinan DPRD itu miliki kemampuan yang mumpuni. Karena mereka itu wakil masyarakat. Jangan sampai ada pandangan masyarakat diwakili oleh dewan yang tidak tahu apa-apa,” sindir Zaki.

Dicontohkan Zaki, ketika pihak Gempur menanyakan kepada salah seorang pimpinan DPRD dari partai Golkar yakni Uci Suryana tentang UU Panas Bumi dan Chevron, jawaban Uci terkesan ngawur dan diluar konteks yang dipertanyakan.

“Masa Wakil Ketua DPRD kayak begitu. Mereka kan wakil rakyat. Gimana mau memperjuangkan masyarakat, kalau kemampuannya aja kayak begitu,” ujarnya.

Padahal, kalau dikaji secara detail, jelas UU Panas Bumi itu bertentangan dengan prinsip desentralisasi. Bahkan lebih pro kepada pengusaha dibanding rakyat. Jika dikaitkan dengan rencana penambangan panas bumi di Kabupaten Kuningan jelas adanya UU Panas Bumi ini lebih menguntungkan Chevron.

“Seharusnya mereka wakil rakyat yang cepat tanggap dalam permasalahan ini. Bukan kebalikannya masyarakat yang lebih tahu. Kalau merasa gak mampu jadi wakil rakyat ya jangan mencalonkan diri. Karena penolakan geothermal ini sudah berlangsung lama. Tapi mereka seolah-olah diam membiarkan saja tanpa adanya pengawalan yang jelas. Dimana keberpihakan wakil rakyat selama ini,” beber Zaki. (DHE)


Fishing