Parlementaria

Wakil Dewan dari Golkar Harus Sesuai PO

Gedung DPRD Kuningan.

Kuningan Terkini - Perebutan kursi Wakil Ketua DPRD dari Partai Golkar semakin memanas. Hingga kini pihak internal golkar belum memberikan pernyataan siapa saja kandidat yang paling potensial dari 7 caleg terpilih dari partai beringin tersebut.

Menurut sumber internal Golkar yang meminta namanya dirahasiakan, tidak hanya pemilihan pimpinan Wakil Ketua DPRD saja, melainkan alat kelengkapan dewan lainnya yakni Ketua Fraksi dan Ketua Komisi harus sesuai peraturan organisasi atau mekanisme yang berlaku dalam tubuh partai.

“Khusus pimpinan dewan, karena tidak ada satu orang pun dari pengurus harian yang menjadi anggota dewan terpilih. Maka dari itu, semua caleg terpilih dari golkar punya kans yang sama,” ujarnya, Minggu (17/8/2014).

Karena itu lanjut Dia, harus ada mekanisme tersendiri untuk menentukan siapa yang hendak ditunjuk menjadi pimpinan dewan. Dengan kata lain, ada fit and propertest untuk menguji semua caleg terpilih oleh pengurus harian partai.

“Ya harus ada mekanisme tersebut. Setelah fit and propertest untuk menguji sejauhmana kapasitas kandidat wakil ketua DPRD, baru di rapat plenokan dengan seluruh pengurus partai. Begitu pun untuk ketua fraksi dan ketua komisi,” ujarnya.

Namun ia mengakui, sampai saat ini belum ada kabar bahwa akan diselenggarakan mekanisme pemilihan kandidat ketua DPRD dari pengurus harian partai.

“Belum ada kabar dan ada rapat berkaitan hal tersebut. Seharusnya sih dengan waktu yang sudah mendekati pelantikan, harus sudah ada pembahasan dari partai untuk menentukan alat kelengkapan dewan,” bebernya.

Sebelumnya, Ketua DPD Golkar Yudi Budiana ketika dikonfirmasi tidak memberikan informasi dan penjelasan mengenai mekanisme pemilihan ataupun nama yang merupakan kandidat Wakil Ketua DPRD. “Ini masalah internal. Kami pasti akan membahasnya dan semuanye memiliki peluang. Tunggu saja kabar selanjutnya,” singkatnya. (DHE)


Fishing