• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Jum19072019

Last updateJum, 19 Jul 2019 3pm

 

Menurut ketua Umum PBSS Pencak Silat Klub Bersatu, Iyan Irwandi, S.Ip, Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) ini, terbagi dalam 2 kategori. Yakni, ujian khusus bagi pelatih dan asisten pelatih serta ujian bagi anggota secara umum.

“Dalam ujian kenaikan tingkat ini, tidak hanya diuji fisik dan kemampuan penguasaan jurus beladiri saja, seluruh peserta ujian kenaikan tingkat wajib hapal Pancasila serta memahami pengetahuan tentang agama,” kata Iyan menjelaskan.

Hal ini kata Iyan, dimaksudkan agar terbentuk pesilat-pesilat yang berkarakter dan berakhlak mulia. Karena, sebagai generasi muda penerus bangsa, harus memahami Pancasila dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kecintaan terhadap NKRI semakin kuat.

“Begitu pula dengan pengetahuan agama. Khusus peserta ujian yang beragama Islam, diharuskan mampu membaca syahadat beserta artinya, hapal rukun iman, rukun Islam, hapalan surat-surat pendek Al-Qur’an, sejarah singkat penyebaran agama Islam di Indonesia,” terangnya.

Materi ini sambung Iyan, sangat penting. Karena, dalam membina pesilat, tidak cukup hanya mengajarkan bela diri, "Pesilat juga harus dibekali pengetahuan keagamaan dan pemahaman kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik,” pungkasnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh