Kuningan (KaTer) - Bandung Racing Product (BRP) Kuningan membuka Motocross School untuk para rider atau pecinta motorcross yang ada di Jabar khususnya di wilayah Kuningan, Senin (30/12/2013). Sekolah motorcross BRP Kuningan yang memiliki instruktur mantan crosser nasional, Bandung Sunggoro memberikan bekal kepada calon crosser, di sirkuit Soekarno Hatta, Kuningan.
Mantan crosser Nasional, Bandung mengatakan, selain peserta dari Kuningan, ada peserta sekolah dari dibeberapa daerah di Jabar. Diantaranya, Bandung, Tasik, Ciamis dan daerah lainnya. “Untuk kategori pemula, biasanya berusia 6 tahun pakai motor 50 cc. Usia 9-12 tahun menggunakan motor 60 cc, 12-15 tahun 85 cc dan 15 tahun ke atas motornya 125 cc,” terang Bandung Sunggoro, instruktur Motorcross Scholl BRP Kuningan yang juga pernah sekolah Motorcros di Jepang.
Pembinaan seperti ini kata Bandung Sunggoro, para crosser diharapkan dapat lebih terarah hingga nantinya bisa bersaing dengan para crosser lainnya yang sudah terjun di berbagai event kejuaraan. Selaian pria ada juga crosser perampuan yang masih duduk dibangku sekolah yaitu Cantik Regina Nurjati P.
Ditempat yang sama, Bayu Kurniawan yang mensuport adanya sekolah crosser di Kuningan menjelaskan, selain teori dan praktek, Motorcross Scholl BRP Kuningan juga menyediakan fasilitas latihan dan instruktur handal yang sudah sangat mumpuni di bidangnya. “Teknik dasar ini penting, untuk mengetahui safety riding guna mengurangi risiko cedera,” katanya.
Salah seorang Mekanik Kuningan, Iwan menambahkan, jika mentor sekolah motocross itu seorang mantan pembalap nasional bahkan sudah go internasional, tidak mentutup kemungkinan crosser Kuningan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan go internasional.
“Kami berharap, pihak pemerintah bisa memperhatikan kemajuan dunia otomotif khususnya motorcross. Peminat motorcross di Kuningan cukup banyak, apalagi mempunyai sebuah sirkuit pacuan kuda di Jalan Ir Soekarno yang sudah masuk dalam kelas bertaraf internasional,” terangnya.(And)