Kuningan Terkini - Sebanyak 250 peserta mengikuti Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren (Pospeda) tingkat wilayah III provinsi Jawa Barat Tahun 2014 di Kabupaten Kuningan. Acara pembukaan yang dipusatkan di GOR Ewangga, Rabu (5/11/2014), dihadiri oleh Bupati Kuningan Utje Ch Suganda, Dandim 0615/Kuningan Letkol CZI Dindin Kamaludin, Wakapolres Kuningan Kompol Dian Setyawan, Kepala Disdikpora Prov Jabar Wahyudin Zarkasy serta tamu undangan lainnya.
Ketua Penyelenggara Toto Toharudin saat memberikan laporan kegiatan mengatakan, digelarnya event ini diharapkan bisa menanamkan budaya serta jiwa berkompetensi di kalangan para santri. Sehingga tumbuh jiwa sportif, fair play serta sikap mental siap kalah siap menang, jujur dan disiplin.
“Selain itu juga sebagai ajang seleksi pembentukan kontingen dari wilayah III untuk mengikuti Pospeda di tingkat provinsi Jabar tahun 2015 yang akan datang,” katanya.
Untuk cabang olahraga yang dipertandingkan kata Toto, ada sebanyak 10 cabang minus cabang kesenian. Olahraga tersebut diantaranya cabang atletik, bola basket, bola volli, bulu tangkis, futsal, pencak silat, senam santri dan lainnya.
“Untuk peserta sendiri, berasal dari seluruh santri yang berada di wilayah III baik di tingkat kota maupun kabupaten dengan jumlah 250 orang,” terangnya.
Bupati Kuningan Utje Ch Suganda dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada seluruh kontingen Pospeda di Kabupaten Kuningan. Bagi Utje, menjadi tuan rumah Pospeda merupakan sebuah kehormatan. Dan kepercayaan ini, merupakan anugrah bagi segenap komponen Pemkab Kuningan dan masyarakat Kuningan.
“Kami akan berusaha maksimal menjadi tuan rumah yang baik,” ungkapnya.
Dikatakan Utje, pemerintah sendiri memiliki komitmen tentang kemajuan olahraga dan seni bagi para santri di kalangan pondok pesantren. Hal ini dibuktikan, dengan kegiatan Pospeda di Kuningan yang tiap tahun diselenggarakan.
“Sesuai dengan visi Kuningan yaitu Kuningan Mandiri Agamis dan Sejahtera (MAS), maka semua sektor pembangunan, bidang keagamaan menjadi skala prioritas,” pungkasnya. (AND)