• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Min18082019

Last updateSab, 17 Agu 2019 7pm

Kesehatan

Ini Gebyar Puncak HUT ke-7 RSUD Linggajati

Senam masaal warnai HUT ke & RSUD Linggarjati.

Kuningan Terkini - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Linggajati, Sabtu (27/04/2019), merayakan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-7. Acara diawali dengan Senam masal, Khitanan masal dan Operasi gratis bibir sumbing. Acara Senam yang dimulai pukul 07:00 wib, diikuti oleh puluhan kaum ibu dari masyarakat sekitar. Mereka melakukan gerakan Germas, Maumere dan Zumba.

Senam ini diikuti pula oleh Ketua TP-PKK Kuningan, Hj Ika Acep Purnama, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kuningan, Ny Hj Ela Dian nampak ikut serta mengikuti senam tersebut di barisan depan.

Dalam sambutan peringatan HUT ke-7, Direktur RSUD Linggajati, dr H Zaenal Arifin MHKes, mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan karyawan RSUD Linggajati yang telah memberikan dukungan dan bantuannya. "Juga kepada berbagai pihak eksternal yang telah mendukung terlaksananya rangkaian kegiatan ini dengan baik, di antaranya Bank Jabar Banten, Yayasan Pembina Bibir Sumbing Bandung, Toko Bahan Pakaian Karmina Kuningan, PT Kimia Farma, Ikatan Istri Dokter Indonesia dan organisasi lainnya," ucap Zaenal.

Ia memaparkan kegiatan yang diselenggarakan dalam rangkaian HUT ke-7 RSUD Linggajati, di antaranya adalah Santunan Yatim Piatu, Operasi Bibir dan Langit-langit, Khitanan Massal, dan Senam Germas dan Zumba. "Untuk khitanan massal kami targetkan 50 peserta, namun pada saat ini baru ada 26 peserta, ini karena waktunya kurang tepat, Insya Allah sisanya akan dilaksanakan selepas Lebaran. Sementara untuk operasi bibir sumbing ada 9 peserta," jelasnya.

Selain memaparkan kegiatan, dr Zaenal juga menceritakan awal mula berdirinya RSUD Linggajati yang semula merupakan Rumah Sakit Ibu dan Anak yang hanya melayani kegawatdaruratan ibu dan anak. Namun karena berkembangnya kebutuhan jumlah tempat tidur dan pelayanan untuk pasien umum, akhirnya rumah sakit ini menjadi sebuah RSUD dengan jumlah bed 60 unit.

"Pada akhirnya ditetapkan sebagai RS kelas C dengan 140 tempat tidur yang sebagian besar berada di kelas 3," tuturnya.

RSUD Linggajati, imbuhnya, kini telah berkembang dengan memiliki unit ICU dan pelayanan 4 dokter spesialis, spesialis besar, spesialis anak, spesialis bedah dan spesialis penyakit dalam.

Sementara, Sekda Kuningan, Dr H Dian Rachmat Yanuar, mewakili Bupati Kuningan, H Acep Purnama SH MH, mengharapkan dalam usianya ke-7, RSUD Linggajati semakin maju dan mendapat tempat di masyarakat sebagai RS yang berkualitas dan menjadi RS kebanggaan di Kabupaten Kuningan.

"Kami harapkan RSUD Linggajati semakin matang dan meningkatkan kualitasnya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dan yang terpenting tidak pandang bulu dalam memberikan pelayanan, tidak membeda-bedakan antara pasien yang mampu dan tidak mampu," tandas Dian.

Pemkab Kuningan juga menekankan agar seluruh jajaran RSUD Linggajati bisa mendukung tercapainya visi Kuningan Maju, di mana dalam salah satu misinya adalah mewujudkan manajeman pelayanan pendidikan dan kesehatan yang merata adil, berkualitas dan berkelanjutan. (Bubud Sihabudin)

Add comment


Security code
Refresh