• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Kam28052020

Last updateKam, 28 Mei 2020 6pm

BJB

Kesehatan

Labkesda Jabar, Rujukan Provinsi Tangani Sampel Covid-19

Labkesda Jabar.

Kuningan Terkini - Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat menjadi bagian paling penting dan signifikan dalam kampanye menanggulangi dan melawan COVID-19 di Jawa Barat. Hal ini menysusl Unit Pelayanan Teknis Daerah milik Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat menjadi laboratorium rujukan provinsi dalam pemeriksaan sampel COVID-19, baik melalui rapid diagnosis test (RDT) maupun polymarese chain reaction (PCR).

Menurut Penanggungjawab Laboratorium, dr Ryan B Ristandi, Sp.PK., MMRS, Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Jabar telah mengambil sampel dari empat klaster penyebaran COVID-19. Diantaranya, Klaster Seminar Anti Riba Bogor, GPIB Bogor, GBI Lembang, dan Musda Hipmi.

“Kami merupakan laboratorium rujukan provinsi untuk COVID-19 ini. Jadi semua hasil swab test terkait COVID-19 semuanya diperiksa dengan PCR di kami, termasuk di empat klaster tersebut,” ujar Ryan, Sabtu (04/04/2020).

Saat ini kata Ryan, Balai Laboratorium memiliki kemampuan memeriksa 96 sampel per hari. Namun, dalam dua minggu terakhir sampel terus berdatangan secara cepat sehingga kini Balai Lab sudah punya antrean hingga 300 sampel. Untuk itu, Balai Laboratorium Jabar harus memprioritaskan sampel mana saja yang harus lebih dulu keluar, guna mengetahui epidemologi atau peta persebaran virus positif di Jabar.

“Satu kali swab test, idealnya hasil sudah keluar lima jam. Tapi karena sudah ada 300- 400 sampel yang mengantri, kami harus memprioritaskan sampel mana yang harus duluan keluar hasilnya,” jelas Ryan.

Untuk memeriksa sampel COVID-19 sambungnya, Balai Laboratorium Jabar bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung serta Pusat Nanosains & Nanoteknologi Institut Teknologi Bandung. “Selain dengan Unpad, kami juga sinergi dengan STIH terutama dalam PCR,” kata Ryan.

Balai Laboratorium Jabar jelas Ryan, saat ini sedang mempersiapkan laboratorium satelit bersama Institut Pertanian Bogor untuk penanganan COVID-19 di wilayah Bogor Depok Bekasi. Sehingga, tes swab dapat dilakukan secara mandiri agar deteksi serta penanganan lebih responsif tanpa harus menunggu Pemerintah Pusat.

“Dalam kompetensinya, Balai Laboratorium Jabar, telah mengantongi sertifikat Laboratorium Penguji dan Laboratorium Medik dari Komite Akreditasi Nasional. Selain itu,, Balai Laboratorium Jabar juga memiliki sertifikat Bio Safety Laboratory 2 Plus dari World Health Organization (WHO),” jelasnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh