• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Kam20022020

Last updateKam, 20 Feb 2020 8pm

BJB

Pendidikan

Pelajar Perbatasan RI-PNG Diedukasi Bijak Bermedsos

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad saat memberikan penyuluhan bijak bermedsos.

Kuningan Terkini - Untuk membentengi pelajar dari hal-hal negatif, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad bekerjasama dengan Yayasan Terang Bagi Sejahtera Bangsa Semarang, memberikan penyuluhan dan edukasi tentang bahaya pergaulan bebas dan bijak bermedsos di Distrik Sota dan Distrik Eligobel, Merauke, Papua, Selasa (21/01/2020).

Penyuluhan yang dipimpin Danki Satgas Lettu Inf Agus Wibowo, S.T. Han, berjumlah 10 personel Satgas, dan 6 orang dari Yayasan Terang Bagi Sejahtera Bangsa dipimpin Ketua Ibu Yuni Tanutama. dilaksanakan di empat sekolah yang ada di perbatasan RI-PNG yakni SMK N 1 Sota, SMP N 11 Merauke, SMK N Eligobel dan SMP N 3 Muting.

Menurut Dansatgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos, M.Han, dalam dunia remaja saat ini, kenakalan remaja sudah menjadi satu paket dengan kehidupan mereka. “Kami ingin berikan bekal kepada mereka dampak yang terjadi apabila mereka mengikuti arus pergaulan bebas dan tidak bijak bermedsos karena dapat merusak generasi muda,” ucapnya.

Dalam penyuluhan ini kata Dansatgas, ditekankan kepada para pelajar agar menjadikan kehormatan sebagai dasar dan menghindari pergaulan bebas dan bijak dalam bermedsos. “Sebagai bangsa yang menjunjung nilai nilai luhur ke timuran ini, remaja dituntut harus memiliki budi pekerti yang baik, cerdas, bijak dan memiliki wawasan yang luas,” terangnya.

Sementara, Kepala Sekolah SMK N 1 Sota, Yakob Kaize menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad dan Yayasan Terang Bangsa Semarang yang telah melaksanakan kegiatan positif dan bermanfaat bagi siswa-siswi yang ada di perbatasan RI-PNG ini.

“Kami sangat berterimakasih dengan adanya kegiatan ini, selain akan menjadi pengetahuan bahaya pergaulan bebas, para siswa juga mendapat penjelasan bagaimana bersikap bijak menggunakan media sosial dalam kehidupan sehari-hari, agar terbentengi dari hal-hal negatif,” pungkasnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh