• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Kam20022020

Last updateKam, 20 Feb 2020 8pm

BJB

Aneka

Mayat Hulang Saat Kuburan Dibongkar (Tamat)

Abun Burhanudin

Cerbung bagian 2 (Tamat) - Oleh Abun Burhanudin

Tidak adanya Rianti membuat Maemunah merasa kehilangan. Bagaimana tidak, meski dalam keadaan cacat, Baginya Rianti sudah seperti anak kandungnya sendiri. Sesekali Maemunah menanyakan keberadaan Rianti. Tapi ujung ujungnya pasti dibentak sama Nita. Pada musim qurban, Tholib seperti biasa setiap tahunnya selalu menyembelih hewan qurban.

Bersama Nita, diapun pergi ke pasar untuk beli hewan Qurban. Saat Tholib lagi sibuk milih milih sapi yang mau dibelinya, Nita malah minta ijin pergi ke mall. Pas kebetulan keadaan di pasar lagi rame. Nita harus sedikit desak desakan. Saat itu, tiba-tiba ada yang neriakin Nita copet. Nita kaget dan takut dihakimi massa. Diapun langsung lari. Orang orang mengejar. Sialnya, Nita malah terperosok pada sebuah lubang galian di pinggir jalan.

Nita jatuh, kepalanya terbentur batu dan langsung. Beruntung polisi keburu datang, Nita nggak sampe dihakimi massa. Tapi gara-gara itu, dia harus dirawat di rumah sakit. Ternyata luka di kepalanya, mengakibatnkan syaraf mata nya terganggu. Nita jadi buta. Dua hari kemudian, dia meninggal setelah tersiksa rasa sakit dua hari dua malam. Berita meninggalnya Nita tersebar.

Wargapun pada berdatangan untuk takjiah. Beberapa yang lainnya mengurusi jenazah. Tiba tiba suasana heboh. Susi yang sedang mandiin jenazah Nita menjerit. Sontak warga berlarian nanya ada apa? Susi cuman nunjuk nunjuk ke tenda pemandian. Para warga yang kebanyakan laki laki bingung.

Sementara warga perempuan pada ketakutan. Akhirnya Jubaedah, salah seorang tetangganya memberanikan diri melihat ke dalam tenda. Baru juga buka penutup Jubaedah sontak menjerit heboh. "To.. tolooooooong.. ! " Saking pada kagetnya bapa bapa pun langsung pada berlarian melihat. Jreeeeng...! Semuanya pada kaget, melongo, ada juga yang berteriak minta tolong. Ternyata wajah Nita tampak busuk. Dari pipi nya keluar ulat ulat berbulu. "Astagfirullah Al adziim.. Ini azab," kata salah seorang warga.

Prosesi pemakaman jenazah Nita baru aja selesai. Tiba-tiba datang seorang warga yang memaksa untuk membongkar lagi kuburan itu dengan alasan, tanah kuburan ini sudah dibeli oleh keluarganya. Meski Tholib, suami kedua Nita, sempat bernegosiasi untuk memberi ganti rugi, tapi orang itu tetep saja menolak. Mau tidak mau, kuburan Nita harus kembali dibongkar.

Suatu keanehan terjadi. Saat kuburan itu udah selesai kembali dibongkar, ternyata jasad Nita hilang. Yang ada cuman kain kaffannya saja. Itupun sebagian seperti bekas terbakar. Tentu saja semua warga kaget dan heboh. Ini pasti ada kaitannya dengan dosa dosa Nita selama dia hidup. Maemunah, ibunya Nita yang juga hadir dalam prosesi pemakaman itu, tampak sedih. Nita hanya berdoa mudah mudahan Allah mengampuni dosa dosa Nita. Tamat.

Add comment


Security code
Refresh