Kuningan (KaTer) - Seorang perempuan yang diketahui bernama Suhaeti (40) ditemukan warga sudah tidak bernyawa di jalan Cijami Blok Kondang RT.25 RW.05 Lingkungan Babakan, Desa Cigadung, Cigugur Kuningan, Sabtu (01/3/2014) kemarin. Belum diketahui penyebab tewasnya korban, namun ditemukan sendal dan kerudung yang letaknya berjauhan dengan mayat korban.Tampak juga terlihat sebuah pisau yang diamankan petugas kepolisian.
Dari informasi yang dihimpun di lapangan, Minggu (2/3/2014), mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan warga tergeletak di jalan Cijami Blok Kondang RT.25 RW.05 Lingkungan Babakan, Desa Cigadung, Cigugur Kuningan. Setelah diidentifikasi, korban merupakan istri dari Maman yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian.
Sejak pukul 14.30 wib, suami korban mencari keberadaan istrinya yang berprofesi sebagai penual ayam. Ibu dari tujuh anak, diketahui kerap melalui jalan Cijami menuju pasar untuk berjualan. Korban pamit kepada suaminya untuk pergi ke pasar sejak Jumat (28/2/2014) sekira pukul 08.00 wib.
Sejak kepergian korban itu, selama dua hari tak kunjung datang kerumah, sampai akhirnya dilakukan pencarian dan ditemukan sudah tidak bernyawa tak jauh dari bangunan saung kecil (tempat berteduh, red). Dari tempat kejadian korban, ditemukan sendal dan kerudung yang letaknya berjauhan dengan mayat korban. Tampak terlihat juga sebuah pisau yang diamankan oleh petugas kepolisian.
Sementara, setelah ditemukan mayat korban, petugas kepolisian dari tim identifikasi Polres Kuningan dengan sigap menuju tempat kejadian. Terlihat garis batas polisi yang dipasang untuk mengamankan lokasi penemuan mayat guna melakukan proses identifikasi. Kerumunan warga sempat terjadi di lokasi penemuan mayat, karena kejadian itu sempat menarik perhatian warga Cigadung khususnya Lingkungan Babakan.
Wakapolres Kuningan, Kompol Rizal Marito SIK SH melalui Kasat Reskrim AKP Real Mahendra, saat ditemui di lokasi Sabtu kemarin menuturkan, pihaknya saat ini sedang melakukan olah TKP untuk selanjutnya membawa korban ke rumah sakit. Proses identifikasi dilakukan oleh Tim Dokter dari Polres Kuningan.
“Selain itu, akan meminta bantuan dari Tim Forensik Polda Jabar untuk keperluan autopsi korban. Untuk penyebab kematian korban, saat ini belum bisa dipastikan. Kita sedang mendalami kasus ini dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.(AND)