Kuningan terkini - Anggota DPR RI komisi XI Amin Santono beserta team Otoritas jasa Keuangan (OJK) menggelar seminar nasional untuk pelaku industry jasa keuangan non bank. Seminar bertajuk Sektor Keuangan Antara Peluang Dan Hambatan Bagi Industri Jasa Keuangan Non Bank di gelar di Hotel Tirta sanita Horizon, Sabtu (20/05/2017).
Seminar tersebut di hadiri oleh 150 orang lebih para peserta dari mulai pengelola koperasi dan lembaga keuangan non bank lainya, hadir pula Asda II, H Dadang Supardan, analis senior Diretorat Kebijakan dan Dukungan penyidikan departemen Penyidikan OJK, Irhamsyah, Kadis UKM dan Koperasi Kuningan, Kadis perdagangan dan perindustrian Kuningan serta Dr H Nurul Komar MM Pd yang merupakan artis, motivator dan juga sebagai Rektor UMUS Brebes, ia pun ikut mengisi materi terkait dengan tema tersebut.
ASDA II Setda Kuningan, H Dadang supardan dalam sambutanya berharap OJK untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi terhadap warga Kuningan. Sehingga tidak ada lagi korban dari lembaga lembaga keuangan non Bank yang ilegal.
”Saya harap pihak ojk pun memberikan pengetahuan terhadap warga Kuningan sehingga bisa memilih dan memilah mana yang bodong mana yang tidak sehingga tidak tergiur dengan keuntungan yang belum jelas,” ungkapnya.
Sementara, Anggota DPR RI komisi XI, Amin Santono menerangkan, DPR RI telah mengesahkan UU pencegahan dan penanganan krisis sistem keuangan (PPKSK) pada tanggal 17 maret 2017 lalu. Sensi adri UU tersebut, apabila terjadi segala sesuatu yang mengganggu stabilitas sistem keuangan, sudah ada sitem dan prosedurnya di satu pihak dan perlindungan hukumyang jelas kepada pemangku jabatan yang terlibat dalam proses pengambialn keputusan.
“Industri jasa keuangan non bank harus di dorong lebih berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pendapatan. Untuk mendukung upaya ini, industri jasa keuangan harus tetap menjaga ketahahan dan kestabilan sistem keuangan sesuai aturan yang sudah di tetapkan,” katanya menjelaskan.
Untuk mendorong kontribusi sektor jasa keuangan terhadap pemerataan dan kesejahteraan masyarakat samung Amin, OJK dituntut untuk melakukan inisiatif strategi dalam memperluas akses keuangan masyarakat, sebagaimana pencanangan program strategi nasional litersi indonesia yang pada tahun2017 fokus pada sasaran ibu rumah tangga dan UMKM di daerah.
“Saya berharap, momen seminar pada hari ini memiliki semangat baru bagi kita semua untuk terus berkarya demi kesejahteraan rakyat di seluruh wilayah Indonesia wabil Khusu di Kabupaten Kuningan,” pungkasnya.(Maman)