Kuningan Terkini – Akibat cuaca buruk dan curah hujan tinggi, petani cabai mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Hal ini menyusul tanaman cabai yang siap panen mengering, bahkan ada yang membusuk. Hal ini dialami para petani di Desa Jayalaksana Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan.
Para petani pun hanya bisa pasrah dengan kondisi tanaman cabai mereka yang mengalami gagal panen tersebut. Rusaknya tanaman cabai ini merata dialami oleh para petani cabai di beberapa titik di Kuningan. Tidak heran, saat ini harga cabai di pasaran melambung tinggi.
Sejumlah petani mengaku, akibat kerusakan tanaman cabai mengering dan membusuk. Para petani hanya bisa memanen sampai lima puluh kilo, kini hanya bisa memanen beberapa kilo saja karena cabai mengering dan busuk.
Salah seorang petani cabai, Asep, Selasa (10/01/2017) mengaku, hasil panen para petani cabai ini menurun dratis dan mengalami kerugian yang di taksir mencapai puluhan juta rupiah. “Untuk menyiasati kerugian yang besar, kami memanen cabai lebih awal meski belum siap panen,” ujarnya. (l.hakim)