Ekonomi

Jelang Natal, Harga Cabai Meroket

Salah seorang pedagang cabai di pasar baru Kuningan.

Kuningan Terkini – Menjelang hari Natal, harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga. Seperti yang berada di pasar Baru Kuningan, dimana harga sembako seperti cabai rawit meroket tinggi. Harga cabai rawit menembus hingga Rp80.000 perkilogram, dari yang semula hanya dijual Rp30.000 perkilogram.

Menurut salah seorang pedagang di Pasar Baru Kuningan, Yuyun, Senin (19/12/2016) mengungkapkan, kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok diakibatkan oleh pasokan dari disributror berkurang. “Selain itu, kenaikan harga sayur mayur akibat para petani gagal panen di sejumlah daerah,” kata Yuyun yang tengah sibuk melayani pembelinya.

Kenaikan harga sembako khusunya cabai sambuang Yuyun, akan terus terjadi jelang natal dan tahun baru. Naiknya harga kebutuhan pokok ini, akan membuat para pedagang mengalami penurunan omzet hingga lima puluh persen.

“Biasanya, tiap tahun menjelang hari Natal dan tahun Baru harga naik, karena pembeli juga mengurangi belanjanya jadi ya omset juga akan berkurang,” terangnya.

Selain itu, factor naiknya harga tersebut juga diakibatkan oleh cuaca yang buruk, dimana intensitas hujan saat ini masih tinggi, sehingga bisa menyebabkan banjir yang merusak lahan pertanian.

Sementara, harga cabai merah juga mengalami kenaikan dari Rp50.000 perkilogram, kini naik menjadi Rp60.000 perkilogram. Selian komoditi cabai kenaikan harga juga terjadi pada komoditi lainya. Seperti kentang, bawang merah dan kol, yang hanya naik Rp2000 perkilogramnya. (l.hakim)


Fishing