Kuningan Terkini - May Sutisna (54) warga Desa Cikubangsari Kecamatan Keramatmulya Kuningan, telah tujuh tahun menggeluti usaha membuat kain batik. Saat ini usahanya semakin maju.
"Awalnya saya ingin usaha di Kuningan, yang sekiranya belum ada di Kuningan. Kemudian saya mencoba membuat batik dan hasilnya saya kenalkan kepada masyarakat," kata May Sutisna kepada Kuningan Terkini, Jum’at (02/12/2016).
Setelah itu kata May, ia pun memperkenalkan produknya kesekolah-sekolah dan banyak sekolah yang memakai hasil produksinya, untuk dijadikan seragam sekolah. Saat ini, ada tiga jenis produk batik Cikubangsari yang dibuatnya, yakni batik tulis, semi tulis dan batik cap. Ia pun sering mengukuti pameran-pameran di Kuningan dan diluar daerah.
Lebih jauh May mengatakan, saat ini Ia telah memiliki 18 orang karyawan dengan upah bevariasi. Mulai dari 75 ribu rupiah hingga 400 ribu rupiah. Dalam sebulan ia bisa memprodiksi sebanyak 200 lembar kain batik. Ia pun bisa meraup omset sekitar 50 juta rupiah dalam sebulan.
"Harga juga bervariasi, tergantung kerumitannya, yang paling banyak diminati adalah batik semi tulis," ucapnya. (L.hakim)