Kuningan Terkini - Menyikapi banyaknya lembaga non per Bankan yang bergerak dalam investasi ilegal dan tidak logis, DPR RI komisi XI bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Seminar Nasional Otoritas Jasa Keuangan bertemakan, pengelolaan investasi keuangan legal dan logis, Selasa ( 25/10/2016) di Hotel Horison, Sangkanhurip, Kuningan, Jawa Barat.
Acara yang dipandu oleh H Nurul Qomar dengan di hadiri oleh anggota DPR RI komisi XI, H Amien Santono, juga kepala Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) Regional 2 Jawa Barat, Sarwono, membahas banyaknya lembaga non perbankan yang mengatasnamakan investasi diluar kebijakan dan terdaftar OJK.
Hadir dalam seminar, kepala OJK Jawa Barat, Sarwono di ball room Horison yang di hadiri oleh berbagai elemen masyarakat, juga tokoh besar lain seperti, HJ Yoyoh anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Asisten Daerah ( ASDA) dua Nana Sugiana dan tiga Uus Rusnandar Kuningan, Bendahara HIPMI Jawa Barat Yosa Octora Santono,Kepala OJK Cirebon Muhammad Lutfi
Kepala OJK Jawa Barat, Sarwono mengatakan, fenomena dalam masyarakat terkait investasi yang menggiurkan dan tidak masuk akal harus segera di luruskan sebab bila tidak diberi pengertian akan adanya korban yang dirugikan.
“Peranan OJK disini memberikan perlindungan terhadap masyarakat dari lembaga atau jasa keuangan. OJK menghimbau agar tidak mudah tergiur dan percaya terhadap lembaga yang mengatas namakan investasi dengan keuntungan yang begitu besar, karena itu belum dapat dikaji kebenaranya dalam jangka panjang,” katanya.
Masyarakat yang mudah tergiur lanjut Sarwono, ialah kalangan menengah karena mereka memiliki perbedaan tersendiri dari motivasi lebih berani dalam mengambil keputusan. Sedangkan di Indonesia hampir separuhnya menengah atas, baik yang pegawai negeri maupun pengusaha biasa.
“Terkadang dengan statusnya itu mereka lebih berani dalam melangkah untuk menginvestasikan harta. OJK menghimbau bila mana ada yang ingin menginvestasi tetapi masih ragu atau pernah di rugikan, bisa melaporkan kepada Satgas waspada investigasi,” terangnya.(Gilang)