Ekonomi

Desa Taraju, Sentra Produksi Golok

Desa Taraju, Sentra Produksi Golok

Kuningan Terkini - Selain terkenal keindahan alamnya, Kabupaten Kuningan juga memiliki beberapa sentra produk kerajinan yang sudah sudah kesohor hingga ke seluruh Indonesia. Salah satunya sentra kerajinan golok di Desa Taraju, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Sejumlah pandai besi di Desa Taraju ini secara rutin memproduksi perkakas pertanian, seperti golok, sabit, cangkul dan kapak.

Di tahun 1960-an, produksi golok di Taraju ini hanya memasok di daerah sekitaran Kuningan saja, itu pun hanya mencakup wilayah yang dekat dengan Desa Taraju. Namun belakangan ini, produksi golok Taraju sudah mulai menyebar ke luar Kuningan, seperti Bandung, Banten, Brebes, Cirebon, Indramayu, Tegal,Sukabumi, bahkan sudah keluar Jawa seperti Sumatra hingga Kalimantan.

Menurut salah seorang pandai besi desa setempat, Emon mengatakan, selain memiliki langganan dari luar. Namun, banyak juga pedagang golok di Taraju dan sekitarnya yang menjadi pelanggan.

“Harganya bervariasi, bila membeli dalam jumlah besar, golok di hargai antara Rp.35.000 - Rp.40.000 satu nya. Berbeda bila dijual satuan atau di ecer per golok di jual seharga Rp.50.000,” katanya kepada Kuningan Terkini, Selasa (25/7/2016).

Di Desa Taraju ini kata Emon, pembuatan golok sudah turun termurun sejak jaman Belanda. Namun, Tidak diketahui pasti kapan usaha ini pertama kali di kembangkan di Desa Taraju. Menurut cerita orangtua dulu keahlian itu di turunkan dari Ki Samandullah, bangsawan asal Cirebon, sekitar abad ke-18.

Lebihjauh Emon menjelaskan, untuk proses pembuatan golok, tidak memakan waktu yang lama. Dalam kurun waktu 2 jam, bisa menghasilkan mentahan golok sebanyak 6 buah yang nantinya tinggal di poles untuk hasil akhir. Sebelum menjadi golok lempengan baja, di bakar dan di timpa hingga berbentuk golok, setelah itu tinggal dihaluskan menggunakan gurinda untuk hasil akhir nya.

“Untuk mempertahankan kualitas golok, para pandai besi menggunakan bahan baku yang terbuat dari pipa gas milik PT Pertamina yang sudah tidak terpakai atau rongsok. Bahan ini sangat baik di jadikan bahan baku pembuatan golok “Besinya kuat dan bagus,” Kata Emon.(Gilang)


Fishing