Kuningan Terkini - Pemkab Kuningan mendorong koperasi dan UMKM di Kabupaten Kuningan siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada tahun 2015 mendatang. Karena itu, pemkab melakukan sejumlah upaya agar koperasi dan UMKM tersebut mampu bersaing di pasar internasional.
“Sosialisasi yang digelar ini bertujuan untuk refresing atau penyegaran. Disamping itu juga agar bisa menyerap seluruh koperasi yang ada di Kuningan,” ucap Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah) Kuningan, Dadi Hariadi saat membuka kegiatan Sosialisasi undang-undang perkoperasian program peningkatan kualitas kelembagaan koperasi, di Hotel Ayong Kuningan, Selasa (18/11/2014).
Adanya kegiatan ini lanjut Dadi, mudah-mudahan dapat mendongkrak IPM (Indek Pembangunan Masyarakat) Kabupaten Kuningan. Karena, IPM Kuningan saat ini sudah menyamai IPM Jawa Barat serta tidak ketinggalan oleh kabupaten/kota lainnya.
Dengan IPM yang ada dan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, hal ini sebagai wujud meningkatkan kesejahteraan menuju Kuningan MAS. Selain sosialisasi mengenai peraturan perkoperasian, Pemkab juga melakukan pembinaan, pelatihan dan bimbingan teknis baik manajemen maupun pengelolaan koperasi.
“Beberapa program kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kuningan tersebut dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan sehingga diharapkan kedepannya mampu bersaing di pasar internasional,” katanya.
Jangan sampai kata Dadi, koperasi yang ada hanya dibentuk saja, setelah itu stagnan atau tucking. Karena, dari 532 koperasi yang ada masih banyak kekurangan.
“Kekurangan itu diantaranya kepengurusan yang tidak lengkap, keberadaan kantor yang kurang jelas, anggotanya yang tidak memenuhi hak dan kewajiban misalnya anggota hanya rajin meminjam sementara tidak menyimpan, dan tidak melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) selama 2 tahun berturut-turut,” bebernya. (AND)