Ekonomi

USAID Prioritas Beri Dampak Positif

Usaid Prioritas saat memberikan metose pembelajaran kepada siswa.

AdanKuningan Terkini - Program yang dicanangkan oleh Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Kuningan bekerjasama dengan USAID Prioritas memberikan dampak positif bagi kemajuan siswa di sekolah khususnya yang ada di Kuningan. Salah satunya yakni SDN 1 Cilimus, salah satu dari 24 sekolah mitra binaan USAID Prioritas ini sudah menerapkan pola pembelajaran kurikulum 2013 pada proses pembelajaran di kelas.

“Saya salut atas program USAID Prioritas khususnya Disdikpora Kuningan, sekolah kami mengalami perubahan yang cukup baik. Anak-anak bisa lebih paham dalam pembelajaran yang diberikan oleh gurunya khususnya penerapan kurikulum 2013,” ucap Ketua Komite Sekolah SDN 1 Cilimus Kuningan Juli F Halmi kepada KaTer, Minggu (19/10/2014).

Menurutnya, perubahan yang dilakukan menjadi penting, agar sekolah bisa merasakan perbedaan pola-pola pembelajaran yang lebih aktif dan riang. Selain itu secara keseluruhan terlibat aktif baik guru maupun para siswanya.

“Kita sangat apresiasi perubahan ini, SDN 1 Cilimus mendukung implementasi Kurikulum 2013 dalam rangka memperkuat pendidikan dasar. Oleh sebab itu, kehadiran program USAID PRIORITAS sangat tepat waktu dan tepat sasaran membantu kami memperkuat pendidikan dasar, khususnya dalam hal pembelajaran pakem dan manajemen sekolah,” ujarnya.

Kepala Sekolah SDN 1 Cilimus Kuningan Dadang Damsuki mengakui, ada perubahan yang terjadi pada proses belajar mengajar di sekolah. Selama berjalan enam bulan, guru-guru sudah memperlihatkan dampak positif melalui pendampingan yang dilakukan oleh fasilitator-fasilitator daerah yang ada di Kuningan.

Sementara itu, tim Monitoring dan Evaluasi Spesialis USAID PRIORITAS Jawa Barat juga telah melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah diantaranya SDN 1 Cilimus, SDN 3 Lengkong, SDN 1 Purwasari, MIN Manis Kidul, SMPN 1 Cilimus, SMPN 2 Garawangi dan MTsN Sangkanurip. Setelah itu berkunjung ke Gugus 2 Garawangi, Gugus 1 Cilimus serta MGMP kecamatan untuk mata pelajaran Matematika, IPA dan Bahasa Indonesia.

“Kegiatan monitoring dan evaluasi ini untuk memotret program, baik pembelajaran pakem untuk SD/MI dan CTL (contextual teaching learning), SMP/MTs serta manajemen berbasis sekolah (MBS) di masing-masing sekolah mitra sudah berjalan atau belum,” jelas Irwan Rudiansyah, selaku Monitoring dan Evaluasi Spesialis USAID PRIORITAS Jawa Barat didampingi Untung Ngatijan M.Pd dari Kota Bogor untuk unsur SD/MI dan Irwan Kurniawan S.Pd dari Kabupaten Karawang untuk unsur SMP/MTs.

Dijelaskan, kegiatan ini sebagai langkah untuk memotret keadaan sekolah agar bisa melihat sebelum dan sesudah program USAID PRIORITAS berjalan di sekolah mitra yang berada di Kuningan.(AND)


Fishing