Ekonomi

Harga Daging Ayam Melonjak

Salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Kepuh.

Kuningan (KaTer) - Harga daging ayam di Kabupaten Kuningan akhir-akhir ini melonjak hingga mencapai Rp 30.000 per kilogram atau naik sebesar Rp 3.000 – Rp 5.000 dari posisi dua minggu sebelumnya. Dikhawatirkan hingga menjelang hari raya Islam harga daging ayam bakal terus merambat naik.

Beberapa pedagang mengungkapkan naiknya harga daging ayam yang berlangsung sejak dua pekan terakhir, salah satunya disebabkan karena adanya pembatasan DOC (bibit ayam).

“Saya yang biasa dipasok 12 kwital sekarang hanya 8 kwintal. Harga jual semula itu kisaran Rp 23.000 – Rp 25.000. Namun tiba-tiba harga merangkak drastis menjadi Rp 30.000. Kondisi ini tentu bukan hanya membuat penjual kaget, tapi pembeli pun sama,” ujar salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Kepuh Kuningan, Heri kepada KaTer, Jumat (23/5/2014).

Menurutnya, sejak harga daging ayam melambung, Ia banyak menerima keluhan dari konsumen. Bahkan, beberapa pembeli membatalkan niatnya membeli daging ayam. "Terus terang pembeli lokal banyak yang mengeluh. Tetapi mau bagaimana lagi, saya juga tidak bisa apa-apa," katanya.

Dikatakan, naiknya harga daging ayam, diikuti dengan menurunnya penjualan. Biasanya, rata-rata per hari menjual hingga 80 kilogram, akan tetapi sejak beberapa hari ini hanya sekitar 40 - 60 kilogram.

Sementara, pedagang daging ayam di Pasar Cilimus, Arip mengungkapkan hal yang sama terkait kenaikan harga daging ayam yang kian mahal. Dengan kenaikan harga tentu membuat penjual rugi karena konsumen menjadi berkurang. Kondisi ini semakin diperparah karena penjulan juga harus memikirkan upaha untuk tenaga kerja.

“Ketika dalam sehari mampu menjual ayam sampai 12 kwintal, biaya operasional tertutup. Tapi, kini cukup kerepotan. Kenaikan harga ini diprediksi akan terjadi sampai usai lebaran. Pasalnya, hingga kini stok DOC masih belum stabil dan juga harga masih tinggi,” ungkapnya.

Jika DOC sudah kembali stabil sambung Arif, otomatis harga akan kembali normal sehingga harga jual daging ayam pun akan turun. Dari informasi yang diperoleh pengurangan pasokan DOC ke peternak karena banyak dijadikan ayam petelor bukan pedagang. Sebagai penjual tentu mengharapkan situasi kembali normal.(AND)


Fishing