Kuningan (KaTer) - Kelangkaan gas elpiji semakin meluas. Selain kelangkaan gas elpiji 3 kilogram, ukuran 12 kilogram juga mulai ikut langka. Agen atau pangkalan gas elpiji di Kuningan sudah tidak memiliki stok. Salah satunya pangkalan tabung gas elpiji di Cirendang, tidak banyak aktivitas seperti biasannya melayani pesanan gas elpiji, Jumat (2/5/2014),
Pangkalan yang setiap harinya mampu mendistribusikan ratusan tabung gas elpiji 3 kilogram dan 12 kilogram per hari terkesan mati suri. ‘’Masih kosong (gas elpiji), belum datang lagi,’’ ungkap Oyo salah satu penjaga pangkalan itu kepada KaTer.
Meski begitu pangkalan tersebut masih membuka gerai tokonya. Oyo berharap pesanan tabung gas elpiji yang dipesannya bisa segera tiba dipangkalannya. Menurutnya, dipangkalan gas tempatnya belerja, sat ini tidak mempunyai persediaan gas elpiji 12 kilo dan 3 kilogram.
“Tumpukan tabung gas berbagai ukuran yang berjejer ini kosong. Jika pasokan datang, tabung gas lpg ini langsung diangkut. Katanya gas 3 kilogram mau masuk, tapi ini baru informasi saja, buktinya sudah menunggu beberapa hari tak kunjung datang juga,’’ kata Oyo.
Sementara pemilik pangkalan Gas di Cijoho, Ibu Enok warga RT.04 RW.04 Lingkungan Dago Kelurahan Cijoho Kuningan mengatakan, sudah seminggu ini gas ukuran 3 kg mengalami kelangkaan. Bahkan bukan hanya gas ukuran 3 kg, untuk ukuran besar seperti gas 12 kg juga mulai sulit didapatkan.
“Memang jatah pengiriman itu dalam seminggu sebanyak tiga kali yaitu hari selasa, kamis dan sabtu. Kalau normal, setiap pengiriman bisa mencapai 50 tabung gas. Tetapi sekarang setengahnya pun tidak sampai, hanya 20 tabung gas,” sebutnya.
Dikatakan, kalau misal pengiriman itu sebanyak 20 atau 25 tabung dalam sehari tidak ada masalah. Tapi, pengiriman itu kan seminggu tetap tiga kali. Bahkan, setiap ada kiriman tabung gas langsung habis. Bukan lagi hitungan hari, tapi menit.
”Jadi, yang tadinya setiap pembeli bisa mengambil dua tabung, sekarang hanya mendapat jatah satu tabung saja. Karena kondisi saat ini memang sedang langka dan tidak bisa diberikan banyak-banyak. Kan kasian pembeli yang lain jika tidak kebagian,” katanya
. Willy, salah seorang pembeli yang merasa kecewa tidak mendapatkan gas elpiji di pangkalan itu. ‘’Saya sebenarnya bukan pelanggan di sini, saya sudah keliling-keliling mencari gas tapi tak dapat juga. Semua penjual mengaku kehabisan gas,’’ ungkap Willy saat ditanya KaTer. Willy mencari gas elpiji di sepanjang penjual gas di Jalan Siliwangi dan sekitarnya. Tapi tak membuahkan hasil. ‘’Sudah keliling tak dapat juga,’’ ucapnya sambil kembali menaiki motornya.(AND)